BORNEONEWS, Kuala Kurun - Keluarga merupakan tempat pendidikan pertama bagi proses tumbuh kembang anak. Pendidikan di keluarga merupakan pendidikan dasar dan utama yang kelak akan memberikan pengaruh dan dampak secara langsung kepada masa depan anak. Mengingat, keluarga merupakan peletak pengetahuan dasar dari etika dan norma terhadap diri anak.
"Sehingga anak akan mengerti tentang bagaimana bertindak dan bersikap. Hal ini merupakan awal dari pembentukan karakter seorang anak," kata Wakil Bupati Gumas Rony Karlos saat membacakan sambutan tertulis Bupati Gumas Arton S Dohong dalam Deklarasi Anak dan Peringatan Hari Anak Nasional di GPU Damang Batu Kuala Kuala, Rabu (9/8/2017).
Menurut dia, sebagaimana pasal 1 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, semua anak memiliki hak yang sama dalam suatu negara. Hak anak adalah bagian dari hak azasi manusia yang wajib dijamin, dilindungi dan dipenuhi oleh orang tua, keluarga, masyarakat, negara, pemerintah dan pemerintah daerah.
"Di dalam pendidikan keluarga, konsep utama yang harus diperhatikan adalah pola pengasuhan yang berkualitas, dengan memenuhi semua hak anak dan membangun komunikasi yang baik antara anggota keluarga, sehingga ketahanan dalam keluarga dapat terbentuk," ingatnya. (EPRA SENTOSA/B-2)
Keluarga Tempat Pendidikan Pertama bagi Proses Tumbuh Kembang Anak
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
PKH Diharapkan Dapat Tingkatkan Layanan Pendidikan dan kesehatan Keluarga Miskin
SOPD Pelayanan Publik di Kotim Perlu Tempat Ramah Anak
Dinas Kesehatan Serahkan Sembako Dan Pelayanan Kesehatan Bagi Keluarga Anak Yatim
Keluarga Korban Minta Ibu Penganiaya Anak Dihukum Setimpal
Anak Berkebutuhan Khusus agar Dapat Hak Pendidikan
IGTKI dan Himpaudi Dituntut Tingkatkan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini
Komentar (0)
Memuat komentar…

