BORNEONEWS, Sampit - Kepala Bidang UKM, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengatakan, pelaku usaha yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) harus kreatif dalam memanfaatkan potensi daearah, yang tentunya bisa menjadi nilai ekonomis.
Dari sekitar 20 ribu lebih UMKM yang terdata pada Dinas Koperasi dan UKM, menurutnya, tidak pernah muncul pelaku usaha yang memanfaatkan kelapa ataupun kulit hewan laut semacam kerang-kerangan.
"Dari sekian banyak pelaku usaha saya tidak pernah melihat ada yang membuat olahan isi kelapa selain kopra, kan ada nata de coco dan minyak kelapa yang memiliki pabrik khusus untuk mengelola di sini," sarannya, Kamis (10/9/2017).
Ia juga mengungkapkan, minimnya perajin kulit kerang-kerangan, bahan yang bisa didapatkan di kawasan laut tersebut. "Perajin kulit kerang itu saya juga tidak temukan,"imbuhnya.
Menurutnya, kreativitas dalam mengembangkan potensi daerah yang bisa menjadi nilai ekonomis untuk masyarakat di dalamnya harus dilakukan. Apalagi beberapa wilayah yang ada di Kotim memiliki poensi yang dia sebutkan itu.
"Beberapa daerah kita penghasil kelapa, kerang-kerangan juga ada di kawasan laut. Kita selalu siap memberikan pelatihan sesuai permintaan masyarakat selagi memang diperlukan dan memiliki anggaran," pungkasnya. (NOOR ANNISA/B-2)
Pelaku Usaha di Kotim Harus Kreatif dalam Memanfaatkan Potensi Daerah
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemkab Barito Utara Berusaha Tumbuhkan Wirausaha Tangguh
Pembangunan Harus Disesuaikan dengan Potensi Daerah
Dewan Kesenian Daerah Kapuas Gali Potensi Budaya Lewat Pameran
Pelaku Usaha Sawit Tak Setuju Mandatori Biodiesel B30 Ditunda
Pelaku Usaha Sawit Minta Kepastian Berinvestasi
Politisi PDI Perjuangan Sesalkan Diskan yang Tidak Memanfaatkan Hasil Studi Banding
Komentar (0)
Memuat komentar…

