BORNEONEWS, Palangka Raya – Minimnya perguruan tinggi di Kalimantan Tengah (Kalteng) yang menawarkan program doktoral (Strata 3) menjadi keprihatinan sekaligus peluang. IAIN Palangka Raya sudah memproses proposal pendirian program S3 tersebut yang kini tinggal menunggu peresmian.
Rektor IAIN Palangka Raya Ibnu Elmi AS Pelu kepada Borneonews.co.id mengatakan, pada 12 Desember 2017 mendatang akan selesai sebanyak 18 ruang kuliah baru yang digunakan untuk Kuliah Pasca Sarjana, berikut laboratorum rumah kaca. Awal Januari 2018, ditargetkan pelaksanaan peresmian program S3 dibuka.
"Tahun ini selesai 117 ruang baru untuk proses belajar mengajar. Lalu targetnya adalah pada 12 Desember 2018 pembangunan ruang kelas baru sebanyak 18 ruangan untuk pasca sarjana dipastikan selesai. Maka dengan 18 ruang kuliah baru itu, pada Januari 2018 kita sudah undang Menteri Agama untuk meresmikan gedung Pasca Sarjana sekaligus termasuk launching program doktor di IAIN," jelas dia.
Ibnu menjelaskan, program studi S3 tersebut adalah Islamic Studies atau Studi Tentang Islam. Nantinya, progam doktoral ini memiliki enam konsentrasi. Ibnu menekankan, tugas rektor adalah mengajukan usulan kepada kementerian untuk membangun sarana dan prasarana dan meningkatkan kapasitas pengajarnya.
Guna meningkatkan profesionalisme IAIN Palangka Raya ini pada fungsi pembelanjaran, semua dosen harus bergelar doktor minimal pada akhir periodenya menjadi Rektor. "Jadi nanti dosen yang belum S3, di masa jabatan terakhir saya semuanya harus S3 tanpa terkecuali," tegasnya. (ROZIQIN/B-2)
Awal Januari IAIN Palangka Raya Miliki Program Doktor
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
2018, IAIN Palangka Raya Buka Program Doktoral
IAIN Palangka Raya Raih Akreditasi B
Haji Abdul Rasyid Berikan Uang Rp100 Juta Kepada Mahasiswi IAIN Palangka Raya
IAIN Palangka Raya Juara I di Ajang IIEE 2017
Ribuan Siswa Banjiri Kampus IAIN Palangka Raya
Raih Akreditasi B, IAIN Palangka Raya Adakan Syukuran
Komentar (0)
Memuat komentar…

