BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Di tengah upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tetap melayani permintaan warga untuk melakukan penyelamatan nonkebakaran, termasuk evakuasi hewan berbahaya.
Salah satunya, evakuasi seekor ular piton yang bersarang di plafon rumah warga di Jalan Samari 2, RT 030, Desa Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Selasa, 27 Oktober 2026.
Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan, Sarana dan Prasarana Damkar Kobar, Fahliansyah, Rabu, 28 Oktober 2026 menjelaskan bahwa pelayanan penyelamatan merupakan bagian dari tugas Damkar yang tetap dijalankan di luar penanganan kebakaran, termasuk ketika petugas juga disibukkan dengan upaya pemadaman karhutla.
“Pelayanan Damkar bukan hanya menangani kebakaran, tetapi juga membantu masyarakat dalam kondisi yang membutuhkan penyelamatan, termasuk evakuasi ular yang masuk ke rumah warga,” jelasnya.
Evakuasi ular piton tersebut berawal dari laporan warga bernama Simudi melalui pesan WhatsApp ke Markas Komando (Mako) Damkar Kobar pada pukul 11.58 WIB.
Menindaklanjuti laporan itu, personel piket Regu III Bidang Pemadaman, Penyelamatan, Sarana dan Prasarana berangkat menuju lokasi pada pukul 12.00 WIB.
Petugas tiba sekitar 10 menit kemudian dan langsung melakukan penanganan terhadap ular yang berada di bagian plafon rumah.
Proses evakuasi berlangsung sekitar 15 menit dan selesai pada pukul 12.25 WIB. Setelah memastikan kondisi lokasi aman, petugas kembali ke Mako Damkar Kobar.
Fahliansyah mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangkap atau mengusir ular sendiri, terutama jika berada di tempat yang sulit dijangkau, seperti plafon rumah. Tindakan tanpa peralatan dan kemampuan yang memadai dapat membahayakan keselamatan warga.
Ia meminta warga tetap tenang ketika menemukan ular di rumah maupun lingkungan sekitar, menjaga jarak aman, serta menjauhkan anak-anak dan hewan peliharaan dari lokasi. Masyarakat juga diminta menghindari tindakan yang dapat memicu ular menjadi agresif.
“Segera laporkan kepada petugas Damkar apabila menemukan ular di rumah atau lingkungan sekitar. Biarkan petugas yang menangani agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman,” pungkasnya. (WAHYU KRIDA/R)









