BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur Rudianur meminta agar armada angkutan sampah seperti truk bisa ditambah, karena truk yang ada di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) masih kurang.
Menurut Rudianur, kebutuhan truk pengangkut sampah sangat mendesak. Jika tidak dilakukan, apa yang menjadi keluhan selama ini terkait pengelolaan sampah mustahil diatasi. "Karena permasalahan yang terjadi selama ini karena kurangnya armada pengangkut sampah ini, makanya kami mengusulkan di APBD Perubahan 2017 ini agar dipenuhi," tegas Rudianur, Minggu (24/9/2017).
Politisi partai Golkar ini menyebut, pengadaan truk pengangkut sampah harus menjadi prioritas, karena itu sebagai upaya mendukung Kotim mendapatkan penghargaan adipura. "Kita punya target ingin meraih adipura, tapi di satu sisi kita masih ada kendala salah satunya angkutan sampah, nah hal semacam ini yang perlu jadi perhatian," tegasnya.
Lanjut Rudianur, permasalahan sampah belakangan ini memang sudah menjadi fokus perhatian mereka. Bahkan hal tersebut sudah disampaikan melalui dinas teknisnya yakni DLH Kotim.
Akan tetapi mereka sudah menyampaikan kekurangan armada. Dengan begitu, jika armada sudah dipenuhi tidak ada alasan lagi.
Permasalahan sampah di Kotim, lanjutnya, selalu menuai keluhan, terutama dari masyarakat. Mengingat sering kali sampah menumpuk di TPA lantaran keterlambatan pengangkutannya atau kadang armada untuk mengangkutnya bermasalah. (NACO/B-2)
Perlu Penambahan Armada untuk Selesaikan Masalah Sampah di Kotim
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemkab Kotim Bagikan Motor Pengangkut Sampah ke Kelurahan
Warga Geram, Ada yang Sembarangan Menumpuk Sampah di Perkampungan
Pelatihan Daur Ulang Sampah di Kelurahan Selat Dalam Minim Peserta
Operator Pengangkut Sampah Diberi Bonus Service Gratis
DLH Kobar Sosialisasikan Gerakan Masyarakat Mengelola Sampah
Sampah Banjiri Kota Muara Teweh
Komentar (0)
Memuat komentar…

