BORNEONEWS, Sampit - Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Akper Pemkab Kotim) mewisuda 80 mahasiswanya di Aula Hotel Werra, Selasa (17/10/2017). Prosesi wisuda dipimpin oleh Wakil Bupati Kotim Taufiq Mukri, serta Rektor Akper Umar Kaderi.
Taufiq berharap, para mahasiswa yang sudah diwisuda tetap bisa bersaing dengan lulusan tenaga kesehatan yang berasal dari luar daerah. "Harapan ke depan, mereka bisa bersaing dengan para lulusan yang berasal dari luar daerah. Karena Akper Kotim ini sudah diakui oleh pemerintah pusat," ujar Taufiq seusai kegiatan tersebut.
Selain itu, dirinya juga berharap, lulusnya perawat ini paling tidak bisa memenuhi tenaga kesehatan di Kotim, terutama di daerah pelosok. Namun pihaknya tidak dapat mengangkat semua menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), karena ketentuan dari pemerintah pusat.
Namun untuk mengakomodasi dan memberikan pelayanan kesehatan di daerah pelosok, pemkab terus berupaya mengangkat tenaga kontrak maupun honor daerah. Tetapi hal itu sesuai dengan kebutuhan dan dana yang ada. "Kami saat ini mengangkat tenaga kesehatan lewat kontrak daerah. Dan mudah-mudahan itu bisa mencukupi kekurangan tenaga kesehatan di Kotim ini," kata Taufiq.
Dirinya juga berpesan kepada seluruh mahasiswa yang lulus, agar bisa mengemban nama almamater. Harus bisa membaur kepada masyarakat dan jaga sikap, serta memberikan contoh yang baik kepada masyarakat luas (MUHAMMAD HAMIM/B-2)
Lulusan Akper Diharapkan Bisa Bersaing dengan Calon Tenaga Kerja dari Luar Daerah
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bupati Nadalsyah: Wisuda Sebagai Langkah Awal Capai Tujuan
2018, AKPER Kotim Tidak Terima Mahasiswa Baru, Ini Penyebabnya?
Soal Nasib Akper Pemkab Kotim, Komisi III Akan Konsultasi Dengan Pemerintah Pusat
Perguruan Tinggi Diharapkan Terakreditasi A
Wabup Sugiarto Wisuda Ratusan Santri TPA Se-Lamandau
Calon Istri Gubernur Kalteng ternyata Lulusan Universitas Diponegoro
Komentar (0)
Memuat komentar…

