BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Riban Satia turut bersedih atas terjadinya kasus penganiayaan yang dilakukan seorang ibu berinisial MU (40) terhadap anaknya berusia 14 hingga meninggal dunia.
"Kita ikut bersedih ibu bisa melakukan hal demikian. Harusnya mendidik, memberikan edukasi yang baik bukan melakukan tindakan yang kasar," kata Riban di sela acara jalan sehat di Bundaran Besar, Minggu (29/10/2017).
Diberitakan, korban meninggal di kediamannya di Kecamatan Jekan Raya pada Senin (23/10/2017) siang.
Ada beberapa titik luka memar dan lebam di bagian tubuhnya. Polisi kemudian menetapkan MU sebagai tersangka pada pukul 12.00 WIB, Rabu (25/10/2017) setelah melakukan gelar perkara.
Selain itu, peristiwa temuan mayat perempuan dalam kondisi tanpa busana dengan tubuh sudah rusak juga menjadi perhatian. Namun wali kota menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian untuk mengungkap semuanya.
Menanggapi situasi di kota saat ini, Riban mengatakan bahwa Kota Cantik tetap aman. Kalau pun ada beberapa peristiwa tindak pidana, kota lain pun juga ada terjadi hal demikian.
Oleh sebab itu dia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga keharmonisan agar tetap hidup tentram aman dan nyaman. (BUDI YULIANTO/B-6)
Wali Kota Turut Bersedih Ibu Aniaya Anak Hingga Tewas
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ayah Penikam Anak Sendiri Ini Diancam Lima Tahun Penjara
Wakil Wali Kota: Tidak Ada Alasan Untuk Tidak Bergandengan Tangan
Wakil Wali Kota Palangka Raya Apresiasi Kesiapan Pengamanan Natal dan Tahun Baru
Wakil Wali Kota Tegaskan Semua Masyarakat Tunduk pada Hukum
Wali Kota Palangka Raya Bersama Rombongan Safari Natal
Tahun Baru, Wali Kota Tidak Ingin Berlebihan
Komentar (0)
Memuat komentar…

