BORNEONEWS, Sampit - Terdakwa kasus pembobol dua buah rumah divonis menjalani pembinaan di balai latihan kerja selama 3 bulan. Atas vonis itu pria yang didampingi penasihat hukumnya Burhansyah dan Bapas, Usman menyatakan menerima.
"Kita terima atas putusan itu, tinggal JPU melakukan eksekusi atas vonis itu," kata Burhansyah usai sidang itu, Selasa (31/10/2017).
Sementara dalam tuntutannya JPU Kejari Kotim Bruriyanto Sukahar menuntut terdakwa selama 6 bulan untuk jalani pembinaan di mana terdakwa dijerat dengan Pasal 363 Ayat (1) ke-3e dan ke-5e KUHP.
Menurut Burhansyah terdakwa yang berusia 16 harus berurusan dengan hukum setelah beraksi pada Kamis (28/9/2017) di Jalan Gunung Semeru, Desa Mulya Agung, Kecamatan Antang Kalang, di mana Dv berhasil menggasak kediaman Wahyudi.
Di situ ia masuk dengan cara masuk lewat lubang angin-angin rumah korban. Ia berhasil menggasak headset bluetooth, tongsis, kabel, charger handphone, headshet, dua buah flashdisk, dua buah kacamata dan handphone Blackberry.
Setelah berhasil ia menuju kediaman Jumadillah yang tidak jauh dari TKP pertama, di situ ia berhasil menggasak uang Rp1,5 juta, namun saat diamankan ditemukan Rp600 ribu sisa yang sudah tersangka gunakan. (NACO/B-5)
ABG Pembobol Dua Rumah Divonis Jalani Pembinaan Selama 3 Bulan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Foya-Foya Dengan Uang Curian, Remaja Ini Jalani Pembinaan Selama Tiga Bulan
ABG Residivis Kasus Pencurian Divonis Dua Bulan Penjara
Dulu Bobol Meubel, Baru Sebulan Bebas, ABG Ini Bobol Rumah
Ini Tempat Kawanan Pembobol Gedung Sarang Walet Jual Hasil Kejahatannya
Polsek Katingan Hilir Buru Dua Pelajar Komplotan Pembobol Gedung Walet
Penjambret dan Spesialis Pembobol Kos-kosan Ternyata Satu Komplotan
Komentar (0)
Memuat komentar…

