BORNEONEWS, Palangka Raya – Target penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Kalteng dari sektor pertambangan adalah sebesar Rp 896 miliar pada 2017. Namun realisasi per Oktober 2017 ini sudah mencapai Rp1,276 triliun.
Angka capaian ini berasal dari perolehan iuran produksi (royalti) sebesar Rp1,227 triliun dan berasal dari iuran tetap (land-rent) sebesar Rp49,28 miliar.
“Untuk target Rp896 miliar pada 2017 ini terbagi dari royalti sebesar Rp652,76 miliar dan land-rent sebesar Rp243,26 miliar,” jelas Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalteng Ermal Subhan, Rabu (1/11/2017).
“Dibandingkan target, realisasi ini sudah sangat melampaui. Sebab pada akhir 2017 target PNPB Kalteng dari sektor pertambangan adalah Rp896 miliar. Sementara sekarang sudah terkumpul Rp1,276 triliun atau mencapai 142,48 persen,” sambungnya.
Dia membeberkan target pendapatan Rryalti sebesar Rp652,76 miliar sudah terealisasi Rp1,227 triliun dan target pendapatan land-rent Rp652,76 miliar dan sudah terealisasi Rp49,28 miliar.
Namun dia menggarisbawahi capaian PNPB sebesar Rp1,27 triliun itu tidak bisa dinikmati semuanya, sebab jatah Pemprov hanya berupa bagi hasil sebesar 16 persen. Perkiraan bagi hasilnya adalah 204,272 miliar. Bagi hasil ini masih bisa bertambah pada akhir 2017 nanti. (ROZIQIN/B-6)
Di Oktober 2017, Raihan PNBP Tambang di Kalteng Lebihi Target
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pendapatan Kalteng dari Royalti Tambang Capai Rp1,63 triliun
Gubernur Kalteng Tetap Lanjutkan Pemberlakuan SKAB
Pencapaian Satu Desa Satu PAUD Lebihi Target
Realisasi PAD Barito Utara 2017 Lebihi Target
Optimalisasi Pajak Pengaruhi Dana yang Diterima Sukamara
Hasil Pajak Usaha Burung Walet yang Masuk ke Pemkab Kobar Baru 14,7%
Komentar (0)
Memuat komentar…

