BORNEONEWS, Palangka Raya – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengatakan, selama tiga tahun berjalan pemerintah pusat sudah mengucurkan dana desa (DD) hingga ratusan triliun. Khusus Kemendes PDTT saja sudah mengucurkan Rp120 triliun.
Padahal, setidaknya ada 11 kementerian yang telah mengelontorkan dana untuk desa sesuai bidang masing-masing.
“Jadi sudah banyak anggaran yang ke daerah ketimbang pusat. Hanya memang diakui, tidak sedikit desa yang belum siap menyerapnya dan ada yang beberapa tersangkut masalah administrasi,” kata Menteri Eko di acara puncak Gerakan Kedaulatan Pangan dan Energi melalui Produk Unggulan di Arena Pameran Temanggung Tilung, Kota Palangka Raya, Minggu (19/11/2017).
Pada 2015, lanjut dia, Presiden Joko Widodo bersikeras mengucurkan DD sebesar Rp20,68 triliun. Padahal ini program pertama diluncurkan karena kepemimpinan sebelumnya memang belum pernah ada. Sehingga banyak pihak sangsi akan berhasil. Sebabkan masyarakat desa ‘masih gagap’.
Kekhawatiran terbukti karena anggaran yang terserap hanya 82%. Namun, presiden bersikukuh melanjutkan lagi tahun berikutnya. Bahkan dinaikkan, pada 2016 bertambah menjadi Rp46,98 triliun dan pada 2017 Rp60 triliun.
“Kalau tidak dimulai ya kapan lagi, itu ketegasan presiden. Dan akhirnya berbuah manis karena serapan naik menjadi 97%. Ini sejarah di Indonesia, dan artinya masyarakat desa semakin mampu,” tuturnya. (ROZIQIN/B-3)
Ratusan Triliun Dana Desa Mengucur, Tinggal Pemanfaatannya
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ketahanan Pangan Kalteng Memadai
Program Kawasan Rumah Pangan Lestari Sasar Tiga Kecamatan
Hadiri Rakernis Ketahanan Pangan Tingkat Provinsi, Kobar Bawa Coto Manggala
Rakerda Kebudayaan dan Pariwisata Sasar DAK APBN Mengucur ke Kalimantan Tengah
Tidak Ada Laporan Kebakaran Ratusan Hektare Lahan di Desa Babirah
Ratusan Perangkat Desa Disuluh Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Komentar (0)
Memuat komentar…

