BORNEONEWS, Sampit - Kaum perempuan diminta menampilkan hasil karya dan cipta tidak hanya saat peringatan Hari Kartini saja. Itu disampaikan Bupati Kotawaringin Timur melalui Sekda Kotim, H Halikinnor saat memimpin upacara gabungan, salah satunya peringatan Hari Kartini.

Namun lebih daripada itu, menurut Halikinnor, yang harus dilakukan setiap hari, setiap masa, tetap berjuang dan tetap bercitra sebagai bangsa yang harum namanya.

"Semoga Tuhan senantiasa meridhoi kita, khususnya para perempuan Indonesia dalam menegakan kehidupan berbangsa dan bernegara," katanya Rabu (2/5/2017).

Lanjut Halikinnor, pada Hari Kartini yang ke-139, tentu nama Kartini sudah tidak asing lagi, bahkan dalam kehidupan sekarang sudah terpatri suatu sikap khususnya sikap para ibu, sikap para remaja, dan pemudinutru yang memcerminkan cita-cita luhur Kartini.

Sebagai perempuan, lanjutnya tentu tidak bisa meninggalkan kodratnya, maka sekarang semakin tampak bahwa dalam mendudukan dirinya sebagai sesama pejuang bangsa, perempuan Indonesia telah dapat menempatkan sebagai pejuang yang tidak dikatakan nomor dua.

--page

"Itulah sikap tegas kaum perempuan yang secara langsung memcerminkan keluhuran cita-cita Kartini," tegas Halikinnor.

Sikap itu juga memperlihatkan betapa hak asasi manusia Indonesia ini sangat diperhatikan. Terlebih, hak perempuan dalam menempatkan diri ikut serta membangun nusa dan bangsa Indonesia.

"Tidaklah berlebihan kiranya jika perempuan sekarang ini sudah mampu berbicara sejajar dengan kaum laki-laki," pungkasnya. (NACO/B-2)