Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah di Sampit
Seorang pria berinisial A (31) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Sampit. Korban pertama kali ditemukan ibu kandungnya setelah sekitar sepekan tak ada kabar.
Koresponden
Seorang pria berinisial A (31) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Sampit. Korban pertama kali ditemukan ibu kandungnya setelah sekitar sepekan tak ada kabar.
"Saya berharap dapat berkerja sama dengan para wartawan untuk bersama-sama menjaga kondusifitas di wilayah hukum Polres Kotim,"
Puluhan motor ini diamankan oleh petugas kepolisian saat berpatroli di beberapa ruas jalan demi mencegah terjadinya balapan liar, serta menjaga kondusifitas masyarakat.
Pergantian Kapolres sebagai bagian dari dinamika organisasi dan penyegaran dalam tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Hingga saat ini?belum diketahui secara pasti penyebab dan kronologis kecelakaan tersebut
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain mengatakan, pihaknya terus melakukan proses penyelidikan dan penyidikan secara profesional terhadap setiap laporan maupun informasi terkait Karhutla.
Penangkapan kedua pelaku berawal dari informasi masyarakat, kemudian jajaran Polsek Telawang dan Resmob Polres Kotim melakukan penyelidikan dan serangkaian tindakan kepolisian.
Kedua pelaku diamankan oleh pihak kepolisian pada Sabtu, 5 September 2026 sore. Awalnya, polisi memperoleh informasi terkait adanya dugaan pemakaran lahan kemudian, jajaran Polsek Telawang dan Resmob Polres Kotim melakukan penyelidikan.
Dari informasi yang didapat, kebakaran lahan ini telah terjadi pada hari Kamis, 3 September 2026 kemarin hingga saat ini, upaya pemadaman dilakukan dari darat dan dua helikopter dikerahkan.
Kontruksi bangunan rumah yang terbuat dari kayu memuat kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan kedua rumah warga tersebut.
Polres Kotim menaikkan kasus karhutla di lahan HGU PT GAP yang disita Satgas PKH dan disebut dikelola PT Agrinas Palma Nusantara di Desa Camba ke tahap penyidikan.
Polres Kotim mengamankan pria berinisial EP yang diduga membakar lahan gambut di Sampit. Polisi menyebut api sempat merembet hingga sekitar lima hektare.
Seorang pria berusia 55 tahun ditemukan meninggal dunia di sebuah kandang ayam di Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Kotim. Polisi melakukan pemeriksaan dan olah TKP.
Dua kebakaran rumah ini menjadi perhatian serius masyarakat, lantaran terjadi pada saat kondisi kemarau dan juga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang belum selesai.
Rumah yang juga digunakan sebagai pangkalan gas elpiji di Jalan Muhammad Hatta, Sampit, hangus terbakar. Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran.
Lima bangunan terdiri atas tiga rumah dan dua gudang terbakar di Baamang Hulu Sampit dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp700 juta.
Truk pengangkut batu bara terguling di Jalan Tjilik Riwut, Desa Jemaras, Kotim. Muatan berserakan di sekitar rumah warga, sementara sopir dilaporkan selamat.
Kebakaran melanda Jalan Muhran Ali, Gang Hati-Hati, Baamang Hulu, Sampit. Sejumlah rumah dan gudang terbakar, sementara penyebab masih diselidiki.
Saat diinterogasi Danru Patroli, IDM mengaku sedang manen bersama R yang merupakan karyawan perawatan PT. AKPL. Tim kemudian melakukan penyisiran dan berhasil menemukan R yang bersembunyi di dalam lahan.
"Sebelumnya korban dan J ini memang pernah memiliki permasalahan. Hal itu diketahui pelaku karena sering datang ke rumah korban bersama J,"