Kapolres Palangka Raya Pastikan Proses Kasus Aborsi Oknum Mahasiswa
Kapolres Palangka Raya, AKBP Timbul Rein Krisman Siregar memastikan sepasang kekasih berstatus mahasiswa yang melakukan aborsi bakal diproses hukum.
Kapolres Palangka Raya, AKBP Timbul Rein Krisman Siregar memastikan sepasang kekasih berstatus mahasiswa yang melakukan aborsi bakal diproses hukum.
Aksi tersebut terbongkar ketika salah seorang dari pasangan tersebut yang merupakan warga asal Kabupaten Kapuas datang ke rumah sakit. Polisi kemudian menindaklanjuti dan mengungkap semuanya.
Pelatihan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Menteri Bidang Perubahan dan Dinamika Sosial Kementerian Sosial RI, Asep Sasa Purnama, ditandai dengan pemasangan rompi peserta.
Mahasiswa berinisial SM (22) dan RP (21) warga asal Sumatera Utara tersebut meregang nyawa usai tersambar mobil, yang diduga dikemudikan anggota polisi yang bertugas di Polres Palangka Raya.
Dua mahasiswa tersebut diringkus ketika berada di traffick light kawasan Jalan S Parman. Setelah dilakukan penggeledahan, polisi menemukan dua paket kecil sabu.
Peristiwa tersebut sudah dilaporkan ke aparat kepolisian. Saat ini, polisi masih menyelidiki siapa pelakunya.
Mulanya, motor tipe NF125TR dengan nomor polisi KH 5807 AY di parkir di depan rumah sekitar pukul 16.00 WIB. Sebelum ditinggal, motor dikunci stang.
Pengamanan tersebut merupakan wujud pelayanan agar selalu tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
Pesan tersebut disampaikannya, sebagai wujud kepedulian terhadap personel yang menjalankan tugas pengamanan.
Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar memantau langsung perhitungan suara di PPK Pahandut dan Jekan Raya, Sabtu (20/4/2019).
Sebuah Mobil minibus putih tercebur ke sungai kawasan Jalan Tjilik Riwut Km 28 Palangka Raya, Sabtu (20/4/2019).
Kegiatan pramuka digelar anak-anak sekolah di kawasan Jalan dr Murjani, Palangka Raya. Suasana semakin meriah ketika mereka dikunjungi Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Jumat (19/4/2019) sore.
Penyebab tewasnya nenek bernama Sulastri (62) di sebuah barak kawasan Jalan Manduhara, Palangka Raya pada Sabtu (20/4/2019) diduga karena sakit.
Nenek berusia 62 tahun, Sulastri, yang ditemukan tewas di barak di bilangan Manduhara Palangka Raya ternyata tinggal sebatang kara.
Seorang nenek berusia 62 tahun yang tinggal di sebuah barak berkonstruksi kayu, Jalan Manduhara, Palangka Raya ditemukan tewas pada Sabtu (20/4/2019).
Proses pencoblosan pada pemilu 2019 sudah rampung. Saat ini, sudah memasuki tahap penghitungan suara.
Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar mengajak masyarakat tetap menjaga keamanan dan ketertiban pascapemungutan suara.
Aksi blusukan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran di Pahandut Seberang dan kawasan Pelabuhan Rambang, Kota Palangka Raya, Jumat (19/4/2019), disambut antusias oleh masyarakat.
Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran blusukan di beberapa kawasan padat penduduk wilayah Kota Palangka Raya, Jumat (19/4/2019).
Pendistribusian logistik pemilu di Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, berlangsung aman dan lancar.