BPBD Kotim Dorong Program Kencana Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Tingkat Kecamatan
Kencana merupakan program pemerintah Indonesia yang bertujuan memperkuat kesiapsiagaan, mitigasi, dan respons bencana di tingkat kecamatan.
Kencana merupakan program pemerintah Indonesia yang bertujuan memperkuat kesiapsiagaan, mitigasi, dan respons bencana di tingkat kecamatan.
Data inj?merupakan akumulasi penumpang datang dan berangkat melalui Bandara H Asan Sampit sejak posko angkutan Nataru dibuka 18 Desember hingga 29 Desember 2025
Alokasi anggaran dalam APBD 2026 juga diarahkan pada program prioritas lainnya yang diharapkan memberikan dampak pembangunan yang lebih baik dan pelayanan publik yang lebih optimal kepada masyarakat seiring dengan meningkatnya perekonomian daerah.
Rapat evaluasi akhir tahun merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di akhir tahun anggaran berjalan. Dalam rapat tersebut Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan yang diwakili Perwira Seksi Operasional(Pasi Ops) Kodim 1015/Sampit Kapten Inf Syahidin dan Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain yang diwakili Kabag Ops Kompol Marsono turut memaparkan kondisi daerah sepanjang tahun 2025.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) memperkuat langkah pencegahan penyebaran paham radikalisme, khususnya di kalangan generasi muda. Melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), upaya edukasi akan lebih diintensifkan dengan menyasar langsung sekolah-sekolah tingkat SMP dan SMA.
Penjualan kembang api menjelang pergantian Tahun Baru 2026 di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengalami penurunan signifikan. Kondisi ini dirasakan langsung oleh para pedagang musiman, salah satunya Rizky Alfan yang berjualan kembang api di kawasan Taman Kota Sampit.
Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati mengimbau seluruh masyarakat agar merayakan malam pergantian Tahun Baru 2026 dengan cara sederhana dan tidak berlebihan.
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rudianur, mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di Jalan HM Arsyad hingga menuju kawasan wisata Pantai Ujung Pandaran.
Deru kendaraan yang melintas di ruas Jalan HM Arsyad, Sampit-Ujung Pandaran, kini kerap dibarengi rasa waswas. Di balik fungsinya sebagai jalur utama menuju salah satu destinasi wisata andalan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kondisi jalan ini justru menyimpan ancaman serius bagi para pengguna jalan.
BORNEONEWS, Sampit – Sebanyak 13.530 jemaah 5 Rajab 1447 Hijriah Sekumpul tercatat singgah di Posko Jalan Tjilik Riwut Km 6, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Data tersebut dihimpun sejak…
BORNEONEWS, Sampit - Fraksi PKS-Nasdem DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) mengingatkan pemerintah daerah agar siap dengan tanggung jawab pemeliharaan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) setelah…
Fraksi PAN konsisten menekankan perlunya payung hukum yang jelas dan implementasi yang terencana dalam pencegahan serta peningkatan kualitas perumahan
Ketiga lokasi wisata tersebut bahkan kerap menimbulkan kepadatan lalu lintas
Pertumbuhan penduduk yang pesat tanpa diimbangi regulasi yang kuat berpotensi melahirkan kawasan kumuh baru yang tidak sehat dan tidak tertata
Fraksi PAN sering menyoroti masih banyaknya pengembang yang belum menyerahkan PSU kepada pemerintah daerah, meskipun hal tersebut merupakan kewajiban
BORNEONEWS, Sampit – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam open house perayaan hari Natal yang digelar Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rimbun, di kediamannya di Kota…
Kepala Desa Telaga Baru, Nur Firmansyah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui program bantuan ternak tersebut.
Langkap menegaskan, pelaku usaha harus lebih proaktif dalam memperbarui izin PIRT dan tidak sepenuhnya bergantung pada pengawasan pemerintah. Menurutnya, keterbatasan jumlah pengawas membuat pemerintah tidak bisa memantau seluruh produk secara menyeluruh.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan selama melakukan perjalanan pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.