DKUPP Kotim Tegaskan Siap Segel Nozzle Jika Elpiji 3 Kg Terbukti Kurang Takaran
Dalam sidak tersebut petugas menemukan sekitar 80 tabung gas elpiji 3 kg yang diduga tidak sesuai takaran, dengan berat berkisar 2,7 hingga 2,8 kilogram
Dalam sidak tersebut petugas menemukan sekitar 80 tabung gas elpiji 3 kg yang diduga tidak sesuai takaran, dengan berat berkisar 2,7 hingga 2,8 kilogram
Lokasi pemeriksaan berada di PT Niaga Jaya Makmur, SPBE elpiji 3 kg di Desa Pelangsian, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang
Suasana pertemuan penuh keakraban, diselingi canda ringan hingga obrolan serius yang mengenang perjalanan panjang dunia jurnalistik di daerah
Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati memastikan kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok di daerahnya masih relatif aman menjelang memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati memastikan kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok di daerahnya masih relatif aman menjelang memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Aksi tersebut bertujuan menuntut klarifikasi terbuka dari Ketua DPRD Kotim, menolak tindakan sepihak pencabutan rekomendasi koperasi/kelompok tani, serta menegaskan pentingnya keterbukaan informasi publik dan penghormatan terhadap masyarakat adat, koperasi, dan kelompok tani.?
Organisasi Masyarakat (Ormas) Tantara Lawung Adat Mandau Talawang mempertanyakan pencabutan rekomendasi kerja sama operasional (KSO) antara Agrinas Palma Nusantara dengan dua koperasi dan satu kelompok tani (poktan) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Rekomendasi pihaknya terima pada November 2025. Saat itu ada 10-11 koperasi dan kelompok tani yang pihaknya ajukan untuk memperoleh KSO Agrinas Palma Nusantara.
Sebagai langkah pencegahan, Disdik Kotim juga akan menerbitkan Surat Edaran tentang larangan pungutan liar di satuan pendidikan. Kebijakan ini ditujukan untuk mencegah adanya pungutan wajib, baik oleh sekolah maupun komite, yang dapat membebani peserta didik dan orang tua.
Alasan komite sekolah melakukan pungutan dengan dalih pembangunan tidak dapat dibenarkan jika membebani siswa. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen mendorong pendidikan gratis agar tidak ada anak yang terhambat mengenyam pendidikan hanya karena persoalan biaya.
Sebelumnya, anak trenggiling tersebut ditemukan oleh warga Desa Hantipan, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), saat membersihkan kebun kelapa sawit. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti.
BPBD Kotim telah berkoordinasi dengan aparat desa dan pihak kecamatan untuk kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Upaya pencegahan dinilai sangat penting mengingat risiko karhutla masih cukup tinggi meski wilayah tersebut tergolong basah.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Sampit, Muriansyah, mengatakan satwa dilindungi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Ehen ketika sedang membersihkan kebun sawit.
Program TMMD tersebut didukung oleh anggaran dari Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur sebesar Rp2 miliar, serta DIPA Satker Daerah Bidang Bakti TNI Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp486.500.000.
Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, umat Konghucu di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), melaksanakan tradisi pembersihan patung para dewa atau kimsin di Kelenteng Kong Miao Lintang atau Harmoni Kehidupan Sampit.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menetapkan arah pembangunan tahun 2027 dengan fokus pada percepatan pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia yang tercermin melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Fahrujiansyah menegaskan, keterlambatan pembayaran gaji perangkat desa yang bersumber dari siltap untuk periode Juni hingga Desember 2025 memang terjadi, namun bukan karena ketiadaan anggaran. Dana tersebut tersedia, tetapi terkendala pengelolaan di tingkat desa.
"Tujuan perbaikan jalan ini agar bisa menjadi jalur truk-truk sawit, sehingga tidak melewati pemukiman masyarakat. Ini demi kenyamanan dan keselamatan warga,"
"Jadi saya sendiri sebagai anggota FKUB, di mana FKUB semua anggotanya sebagai representasi semua agama yang ada di Kotawaringin Timur. kebetulan di Sampit ini lengkap ada 6 agama,"
Kamaruddin menegaskan agar para kepala OPD memastikan penyesuaian jam kerja ini tidak berdampak pada penurunan produktivitas dan kinerja pegawai maupun kualitas pelayanan publik.