Beruang Madu Teror Warga Baamang Kotim Saat Malam Hari
Kemunculan seekor beruang madu berukuran besar itu membuat warga merasa resah dan khawatir, mengingat lokasi yang dilalui berada di kawasan padat permukiman
Kemunculan seekor beruang madu berukuran besar itu membuat warga merasa resah dan khawatir, mengingat lokasi yang dilalui berada di kawasan padat permukiman
Sepak sawut menjadi salah satu olahraga tradisional yang menarik perhatian dalam Festival Budaya Habaring Hurung di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Permainan unik ini dikenal sebagai sepak bola api yang dimainkan tanpa alas kaki.
Ruas jalan Tanjung Jarianga?Kuala Kuayan merupakan akses vital masyarakat. Jalan ini menjadi jalur utama aktivitas ekonomi warga, akses pendidikan, layanan kesehatan, serta mobilitas pemerintahan di wilayah pedalaman Mentaya Hulu.
Kepala BNNK Kotim Muhamad Fadli menyampaikan?pihaknya bersama instansi terkait berencana membahas secara serius pembentukan pos terpadu di kawasan eks Golden sebagai tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi
Fadli menilai tindakan kabur tersebut menguatkan dugaan adanya aktivitas peredaran narkotika di kawasan tersebut
Dari hasil keterangan ketua RT 1, 2, dan 3 di kawasan tersebut, mayoritas pelaku diduga merupakan pendatang dari luar daerah
Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah (Kejati Kalteng) tidak hanya melakukan penggeledahan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), tetapi juga menyasar Kantor DPRD Kotim dan Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kotim, Senin, 12 Januari 2026.
BORNEONEWS, Sampit – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mencatat luas areal tanaman perkebunan kopi di daerah ini pada tahun 2024 mencapai 282,36 hektar. "Data tersebut…
Pemilihan Gedung Expo Sampit sebagai lokasi penempatan sementara dilakukan karena daya tampungnya cukup besar dan mampu mengakomodasi ratusan personel. Saat ini, gedung tersebut menjadi satu-satunya aset milik Pemkab Kotim yang dinilai layak untuk digunakan sebagai asrama sementara.
Pencanangan swasembada pangan nasional dilakukan pada 7 Januari 2026 yang kebetulan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-73 Kabupaten Kotim. Pencanangan tersebut diikuti secara daring oleh pemerintah daerah melalui zoom bersama Presiden Republik Indonesia.
Lomba ecoprint digelar sebagai bagian dari rangkaian Gelora Kriya Dekranasda bertepatan peringatan HUT ke-73 Kotim. Lomba tersebut diikuti 10 tim pelajar SLTA.
Satwa liar tersebut terlihat muncul ke permukaan sungai sekitar pukul 09.40 WIB, tepat saat peserta dan penonton mulai memadati lintasan lomba. Penampakan buaya itu sempat mengundang perhatian dan membuat sejumlah warga terkejut, namun tidak sampai mengganggu jalannya kegiatan.
Dinas Perikanan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berencana membentuk tim terpadu khusus penanganan buaya menyusul peralihan kewenangan pengelolaan satwa dilindungi tersebut.
Beragam atraksi unik mewarnai kemeriahan Sampit Expo 2026 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Tak hanya pameran stan dan produk UMKM, kehadiran sosok kuntilanak hingga manusia super tinggi mengenakan pakaian adat Dayak sukses menyedot perhatian pengunjung.
"Rekomendasi pembangunan SPBN di Sei Ijum Raya sudah selesai semua, tinggal pihak ketiga melakukan kegiatan. Mudah-mudahan tahun 2026 ini SPBN sudah terbangun,"
"Tidak menutup kemungkinan kita akan bekerja sama dengan pihak ketiga karena otomatis kita perlu modal jika ada pihak ketiga yang siap modal bisa Kita gandeng kita buat perjanjian kerjasamanya,
"Petugas teknis khusus memang belum ada, sehingga ke depan pasti perlu pendidikan dan pelatihan terkait penanganan buaya. Dari sisi operasional kami siap, hanya ilmunya yang perlu diperkuat,"
"Brigade Pangan ini mendampingi petani dari pra tanam hingga pasca panen. Semua alat pertanian, mulai dari pengolahan lahan, tanam, pemupukan, hingga panen dan pasca panen difasilitasi oleh Kementerian Pertanian,"
"Tahun ini kita lestarikan lewat perlombaan. Intinya tetap sama, menangkap ikan dengan tangan kosong tanpa alat bantu,"
Camat Bukit Santuai Agus Saptono menyampaikan, izin melintas jaringan listrik melalui perkebunan tidak lagi menemui hambatan. Izin dari PT BCT telah dikantongi untuk wilayah Desa Tumbang Batu, Tumbang Torung, Lunuk Bagantung, Tumbang Tawan, dan Tumbang Saluang. Sementara itu, izin melintas dari PT ABP untuk Desa Tumbang Batu juga telah diterbitkan.