Pemko Palangka Raya Sosialisasi PLTB Melalui Baliho
Pemko Palangka Raya kembali menggencarkan sosialisasi pembukaan lahan tanpa bakar (PLTB). Kali ini, sosialisasi dilakukan dengan memasang baliho di beberapa lokasi oleh Dinas Lingkungan Hidup.
Koresponden
Pemko Palangka Raya kembali menggencarkan sosialisasi pembukaan lahan tanpa bakar (PLTB). Kali ini, sosialisasi dilakukan dengan memasang baliho di beberapa lokasi oleh Dinas Lingkungan Hidup.
Kepala Satpol PP Kota Palangka Raya, Berlianto, mengingatkan warga agar tidak membuang sampah sembarangan.
Pemko Palangka Raya menjadikan akses air bersih dan sehat sebagai prioritas utama. Hal ini diungkapkan oleh Pj Sekda Palangka Raya, Achmad Zaini.
Pemko Palangka Raya berkomitmen untuk meningkatkan pengelolaan limbah cair rumah tangga di daerahnya. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Palangka Raya, Fauzi Rahman.
Pemko Palangka Raya berkomitmen untuk mewujudkan kota yang peduli terhadap sanitasi. Hal ini diwujudkan dengan kesiapan dalam menjalankan 5 pilar sebagai kota peduli sanitasi.
Pemko Palangka Raya menunjukkan komitmen untuk menjadi kota yang peduli terhadap sanitasi.
Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, menegaskan bahwa upaya penurunan angka stunting akan dilakukan secara komprehensif. Hal ini dilakukan untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, menyatakan optimisme dalam mencapai target penurunan angka stunting hingga 12,4 persen.
Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, meminta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di daerahnya untuk menggunakan dana stunting secara langsung.
Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, berharap penanganan stunting di kota ini dapat berjalan optimal. Hal ini didukung dengan anggaran yang cukup besar, yakni mencapai Rp26,8 miliar.
Pemko Palangka Raya menyiapkan sejumlah strategi untuk mewujudkan akselerasi ekonomi yang inklusif di daerah ini.
Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bangga dengan kebudayaan daerah. Baik itu berupa musik, pakaian, maupun tradisi yang berlaku.
Pemko Palangka Raya sedang menyiapkan lahan seluas sekitar 200 hektare untuk dijadikan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di wilayah Kelurahan Pager dan Petuk Bukit, Kecamatan Rakumpit.
Pemko Palangka Raya melakukan sejumlah upaya untuk memajukan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di daerah ini.
Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, menyatakan kesiapan dalam menindak lanjuti arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, terkait hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas).
Pemko Palangka Raya melakukan pemetaan lahan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di dua kelurahan, yakni Kelurahan Pager dan Petuk Bukit, Kecamatan Rakumpit.
Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, menekankan pentingnya peran aktif pemangku adat, seperti damang dan mantir, dalam mendorong akselerasi pembangunan di daerah.
Pemko Palangka Raya menyatakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program Kartu Prakerja yang sebelumnya digagas oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya gencar melakukan sosialisasi terkait Layanan Aspirasi Online Rakyat (LAPOR) hingga ke daerah-daerah terpencil.
Pj Wali Kota Palangka Raya?Hera Nugrahayv?melakukan survei lapangan untuk memantau progres penanganan balita stunting. Hera turun langsung ke lapangan untuk mengecek tinggi badan balita yang menjadi sasaran program penanganan stunting.