Gubernur Kalteng Ajak GP Ansor Perkuat Persatuan dan Kolaborasi Pembangunan
Gubernur menilai GP Ansor memiliki posisi strategis dalam memperkuat harmoni kehidupan bermasyarakat sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam membangun daerah
Koresponden
Gubernur menilai GP Ansor memiliki posisi strategis dalam memperkuat harmoni kehidupan bermasyarakat sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam membangun daerah
Dinas TPHP Kalteng memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak melalui pendidikan vokasi untuk mencetak SDM pertanian modern, kompeten, dan adaptif.
Penegasan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya kejadian karhutla yang berdampak pada penurunan kualitas udara di Kalimantan Tengah.
Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo menegaskan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci pembangunan pertanian modern dan penguatan ketahanan pangan.
Pemprov Kalimantan Tengah membuka pendaftaran Program Vokasi Pertanian D-1 bagi 178 calon Taruna Tani Huma Betang dengan lokasi pendidikan di Dadahup, Kapuas.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menilai penguatan rantai pasok sejalan dengan arah pembangunan daerah
Gubernur berharap forum tersebut menghasilkan gagasan dan rekomendasi yang bermanfaat bagi kemajuan daerah.
Efisiensi anggaran harus dilakukan secara kreatif dan tepat sasaran tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik
Gubernur menginstruksikan seluruh pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi puncak musim kemarau
Apel Siaga Karhutla tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo
Gubernur mengapresiasi inisiatif PW GP Ansor Kalimantan Tengah yang menggelar Apel Siaga Karhutla
Pemimpin Wilayah Bulog Kalteng Erwin Budiana mengatakan beras premium yang dipasarkan terdiri atas merek Befood Setra Ramos dan Punokawan. Kedua produk tersebut telah didistribusikan ke berbagai pasar di Kalimantan Tengah.
Perum Bulog Kalimantan Tengah telah menyalurkan lebih dari 5.032 ton beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga 5 Agustus 2026. Jumlah tersebut mencapai 59,42 persen dari target penyaluran tahun ini yang ditetapkan sebanyak 8.469 ton lebih.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendukung penguatan sumber daya manusia di sektor pertanian melalui kolaborasi dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan Akademi Komunitas Muhammadiyah Palangka Raya.
"Kami berharap seluruh instansi berkolaborasi secara terbuka dengan tim Ombudsman"
Peserta juga dibekali kompetensi pertanian modern, pengoperasian alat dan mesin pertanian, termasuk teknologi drone, sehingga siap bekerja maupun berwirausaha di sektor pertanian.
Ajakan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo setelah jumlah pendaftar Calon Taruna Tani hingga 5 Agustus 2026 baru mencapai 25 orang atau sekitar 14 persen dari target.