Masih Ada 37 Desa di Kotim Blank Spot
BORNEONEWS, Sampit - Hingga saat ini masih ada 37 desa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi, atau dikenal dengan blank spot. "Masih ada 37 desa yang…
BORNEONEWS, Sampit - Hingga saat ini masih ada 37 desa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi, atau dikenal dengan blank spot. "Masih ada 37 desa yang…
Dalam kegiatan ini diharapkan menjadi sebuah wadah untuk memberikan masukan, saran, dan pendapat, sehingga nantinya dapat menghasilkan kesepakatan untuk penajaman, penyempurnaan terhadap rancangan RPJMD
Untuk meraih prestasi tersebut, para siswa melakukan persiapan selama 4 bulan. Dengan dibina oleh dua orang guru dari mata pelajaran PKn
Kegiatan ini dilaksanakan di 7 kecamatan di Kotim?yakni Cempaga Hulu, Seranau, Parenggean, Telawang, Cempaga ,Mentaya Hilir Selatan dan Mentaya Hulu
Pihaknya juga akan melakukan kroscek ke lapangan guna mencari informasi kepada masyarakat, terkait aktivitas dari dukun yang mengaku bisa mengobati orang kesurupan, tenun, muntah darah, dan lainnya
Terduga dukun cabul yang melakukan pemerkosaan terhadap pasien perempuan berusia 23 tahun di Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), ternyata residivis kasus pencurian dengan pemberatan pada 2011 silam.
Dukun cabul di Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengaku hanya 5 menit memperkosa pasiennya. Setelah itu dia?berhenti dan korban dijemput suaminya.
Dukun cabul di Kecamatan Antang Kalang mengancam akan mencekik pasiennya jika berani berontak dan melawan saat akan diperkosa.
Aksi pemerkosaan ini terjadi Kamis 10 Juni 2021 lalu. Sedangkan aksi itu bermula pada 31 Juni 2021, korban mengalami kesurupan dan sang suami membawanya ke rumah pelaku untuk diobati
Saat itu pelaku mengatakan akan mengobati korban, namun membutuhkan waktu 4 hari, sehingga korban bersama suami dan anaknya menginap di rumah pelaku.
Pemerinrah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kedatangan Deputi Bidang Pengawasan dan Pengendalian Badan Kepegawaian Negara (BKN) Otok Kuswandaru.?
Media siber Borneonews.co.id dan media cetak?Palangka Post? menerima penghargaan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Penghargaan diberikan?karena dinilai berkonribusi dalam melaksanakan pemberitaan selama gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kotim dan Kalimantan Tengah (Kalteng).?
Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diminta agar benar-benar dalam melayani masyarakat. Jangan ada niatan untuk membedakan.?
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menggelar bimbingan teknis aplikasi indeks NSPK dan aplikasi integrated disiplin (I-DIS), yang digelar di aula rumah jabatan bupati.?
Berniat menghindari terjadinya tabrakan dengan mobil box, sebuah mobil ambulans yang mengangkut perempuan hamil serta 7 orang keluarganya, masuk ke dalam parit dan terbalik di Jalan Tjilik Riwut Km 38, Desa Jemaras, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa, 15 Juni 2021 pagi.?
Penurunan ini bukan jaminan kasus Covid-19 mulai menghilang di Kotim. Karena tracking dan tracing tim kesehatan masih dilaksanakan di lapangan
Tertangkapnya perempuan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah itu dilakukan pengintaian, dan polisi melihat perempuan itu baru datang
Yang terbaru?adanya pembunuhan oleh suami terhadap istrinya. Penyebabnya, karena komunikasi yang tidak baik. Sehingga kekesalan yang terpendam di luapkan, hingga menghilangkan nyawa istrinya sendiri.
Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengharapkan sertifikasi indikasi geografis (IG) dari Kementerian Hukum dan HAM untuk beras siam epang segera dikeluarkan.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus berupaya mempertahankan kualitas pendidikan di daerah ini. Meskipun, tantangannya masih berat yakni pandemi covid-19 yang belum berakhir.?