Ini Harga Jual Sabu Kalbar di Kotawaringin Timur
Polsek Ketapang meringkus 2 bandar narkoba yakni MA alias RZ (22) dan IN (38) asal Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).
Polsek Ketapang meringkus 2 bandar narkoba yakni MA alias RZ (22) dan IN (38) asal Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).
BORNEONEWS, Sampit - Dua bandar sabu yakni MA alias RZ (22) dan IN (38) yang diringkus jajaran Polsek Ketapang ternyata merupakan warga Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar). Mereka sengaja datang ke…
Dokter Naris Roswidiyandari, istri Kepala Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dr Yuendri Irawanto,?tutup usia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit.
Polsek Ketapang meringkus 2 bandar narkoba jenis sabu di Jalan Jendral Sudirman Km 2,5, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Barang?bukti yang diamankan yakni sabu seberat 50,86 gram.
PT Dharma Lautan Utama (DLU)?telah meniadakan sementara keberangkatan kapal dari dan menuju Pelabuhan Sampit.
Pengusaha angkutan besar di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai mengeluhkan kebijakan pemerintah yang melarang kendaraan besar masuk jalan dalam kota.
Sejumlah harga bahan pokok di pasaran yang ada di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mulai merangkak naik. Kondisi ini dinilai?imbas tidak adanya keberangkatan kapal logistik atau roro dari PT Dharma Lautan Utama (DLU).
Seorang pria berinisial BRR alias RZ (35)?diringkus jajaran Polsek Ketapang karena nekat menggelapkan ratusan karton tisu dan susu berbagai merk milik perusahaan tempatnya bekerja.
Dalam rangka?memberikan pelayanan yang terbaik dan mempermudahkan masyarakat, Satuan Intelijen dan Keamanan (Satintelkam) Polres Kotawaringin Timur (Kotim) memberikan pelayanan pembuatan SKCK keliling dan delivery.
BORNEONEWS, Sampit - Seorang perempuan berinisial WY alias Yuli (30), diringkus jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Kotawaringin Timur (Kotim), karena nekat mengedarkan sabu. Ia…
Mudik lebih awal guna menghindari larangan mudik dari pemerintah. Apalagi dia sudah dua tahun tidak ketemu keluarga di kampung halaman
Kondisi ini terlihat dari dua keberangkatan KM Kirana I dan Kirana III tujuan Surabaya dan Semarang pada hari ini. Yang totalnya hanya kurang lebih 500 penumpang saja
Kondisi korban dalam keadaan tidak bernyawa dan sedikit mengeluarkan darah di bagian tangan. Belum diketahui persis penyebab kematian pria ini
Kebijakan ini dilakukan karena adanya larangan Pemkab Kotim terkait truk angkutan besar tidak boleh melintas dalam kota
Beruntung saat kejadian tidak ada pengendara lainnya. Sehingga, tidak ada korban luka. Serta sang sopir juga selamat. Sedangkan?kecelakaan tunggal tersebut terjadi pada Kamis, 15 April 2021 sore
Piagam penghargaan diserahkan secara langsung kepada Ketua PWI Kotim? Andri Rizky Agustian yang di Kantor PWI Kotim, Jumat 16 April 2021 siang
Tertangkapnya pria ini bermula ketika polisi mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa Yanto sering terlihat mengedarkan sabu
Bagi sembako ini merupakan bagian dari kegiatan Operasi Keselamatan Telabang 2021?yang digelar Polres Kotim?dalam rangka meningkatkan keselamatan berlalu lintas, dan mencegah penyebaran Covid-19
Pelaku pencurian yang memiliki Senpi yakni IW. Dia mengakui jika?senpi itu digunakan untuk menakut-nakuti korbannya, namun tidak pernah dicoba untuk ditembakkan, karena rusak
Penegasan ini diungkapkan Halikinnor, karena saat ini di Indonesia pandemi Covid-19 masih terjadi,?sehingga?pemerintah pusat sendiri memberlakukan larangan mudik sejak 6 Mei hingga 17 Mei 2021