PWI Kotim Serahkan Bantuan Korban Banjir yang Dikumpulkan dari Para Donatur
Bantuan yang diterima dan diserahkan berupa 450 kilogram beras, mie instan, gula, dan kopi. Semuanya merupakan bantuan para donatur
Bantuan yang diterima dan diserahkan berupa 450 kilogram beras, mie instan, gula, dan kopi. Semuanya merupakan bantuan para donatur
Guna memberikan pelayanan kesehatan kepada para korban terdampak banjir?Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah (Kalteng*?membuka posko kesehatan di dekat lokasi banjir wilayah Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).?
Di sekolah tersebut sendiri, baru sejak Senin, 6 September 2021 kemaren. Setelah sebelumnya melaksanakan pembelajaran di rumah, akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan
Selain itu?isi dalam paket sembako tersebut cukup besar. Yakni mencapai Rp 500 ribu. Sehingga, pihaknya tidak ingin dalam paket tersebut berkurang isinya
Antusias masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), untuk mendapatkan vaksinasi covid-19 saat ini sangat tinggi. Bahkan saat dibuka pendaftaran online, kurang dari 10 menit sudah penuh.
Aparatur Sipil Negara (ASN) Kotawaringin Timur (Kotim) Peduli, memberikan bantuan berupa beras untuk para korban banjir, melalui Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotim.
Polres Kotawaringin Timur (Kotim), melakukan pemusnahan narkoba jenis sabu yang disita dari 5 tersangka, Rabu, 8 September 2021.
Banjir di wilayah Utara Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) hampir setiap tahun terjadi. Hal itu membuat Bupati Halikinnor, mengharapkan agar masyarakat mulai berpikir untuk pindah rumah ke dataran yang lebih tinggi.?
Rahmi sendiri sehari-hari merupakan penjual pakaian di pasar tersebut. Dirinya bersama pedagang lainnya baik itu warung makan, bahan pokok, dan lainnya terpaksa tidak bisa berjualan.
Dalam satu paket bernilai Rp 500 ribu. Salah satu isinya yakni beras 20 kilo gram. Gubernur bersama tim membawa 150 paket ke Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu dan dirinya menyerahkan langsung kepada warga
Banjir di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali meluas hingga 7 kecamatan di daerah ini. Hal itu terjadi karena dalam beberapa hari terakhir, hujan deras masih melanda.?
Banjir yang terjadi saat ini merupakan salah satu yang terparah dalam beberapa tahun terakhir, karena air menggenang lebih dari 2 pekan. Sedangkan, biasanya paling lama hanya 7 hari
Pemantauan ini?dilakukan dengan didampingi Bupati Kotim Halikinnor, Dandim 1015 Sampit Letkol CZI Akhmad Safari, Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, dan pejabat daerah lainnya
Seorang pria di Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), ditemukan tewas bunuh diri di perumahan karyawan sebuah perusahaan perkebunan sawit di daerah tersebut.?
Seorang pria bernama Ahmad Rifani (24) tewas di Jalan Tjilik Riwut, Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), setelah motor yang dikendarainya menabrak truk tronton parkir.
Hujan deras yang melanda Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), sejak Senin sore hingga malam hari, membuat sejumlah jalan dan gang dilanda banjir.
Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Kotawaringin Timur (Kotim)?menggerebek sebuah barak atau kamar kos di Jalan Bata Merah, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).?
Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Tengah (Kalteng) Nuryakin?mengingatkan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)?agar mengeluarkan cadangan beras 100 ton?untuk membantu korban banjir di daerah tersebut.?
Pembelajaran tatap muka di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus berjalan. Walau sebelumnya sebagai langkah percobaan dari pemerintah daerah di tengah pandemi Covid-19.?
Seorang perempuan berinisial SH alias Dijah (53), yang sehari-hari menjual nasi kuning di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)?diringkus polisi karena menjadi kurir narkoba jenis sabu.?