Kasus Covid-19 Sukamara Hari Ini Bertambah 53 Kasus
Untuk mecegah penyebaran yang lebih luas, Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Sukamara terus melakukan tracking bagi masyarakat yang kontak erat dengan pasien positif
Untuk mecegah penyebaran yang lebih luas, Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Sukamara terus melakukan tracking bagi masyarakat yang kontak erat dengan pasien positif
Gede menambahkan?dalam kegiatan Gerai Vaksin Presisi, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kesehatao? Sukamara. Tim vaksinatornya dari Puskesmas Sukamara
Desa Natai Sedawak, Kecamatan Sukamara menggelar pagar benua atau menyanggar wabah covid-19. Kegiatan tersebut diisi dengan acara adat dan menutup akses masuk wilayah RT 3.
Kapolres Sukamara, AKBP I Gede Putu Dedy Ujiana melakukan pengecekan pasien covid-19 yang menjalani isolasi mandiri dengan tujuan untuk memastikan kondisinya baik-baik saja.
Sebagai upaya menekan penyebaran kasus covid-19 di wilayah Bumi Gawi Barinjam, Kapolres Sukamara AKBP I Gede Putu Dedy Ujiana melakukan pemantauan langsung terkait penerapan protokol kesehatan di lokasi yang ramai dikunjungi masyarakat.
Windu berharap?dengan cara dan strategi yang dilakukan, bisa memutus mata rantai penyebaran covid-19 di wilayah Bukit Sungkai, apalagi tim gugus tugas juga sudah melakukan tracking dan testing
Berdasarkan rapat, kegiatan akan dilakukan pada 24 Juli 2021, namun tanggal pelaksanaan yang ditetapkan ini masih belum hasil final
Selain mengimbau, mereka juga akan melakukan penertiban, sehingga masyarakat bisa mematuhui aturan yang diarahkan pemerintah
Windu berharap?program bantuan dari Kelautan dan Perikanan mendapatkan dukungan semua pihak?agar pengembangan udang vaname di wilayah Sukamara bisa berjalan maksimal
Kabupaten Sukamara kembali mendapat bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI terkait pembuatan master plan pengembangan budidaya udang vaname seluas 1000 Hektar.
Pemerintah Kabupaten Sukamara terus berupaya agar ketersediaan oksigen di RSUD terus tersedia untuk pasien covid-19 yang sangat membutuhkan.?
Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukamara diarahkan untuk melakukan pengawasan terhadap masyarakat yang melakukan isolasi mandiri di wilayahnya masing-masing.
Stok tabung oksigen yang dimiliki di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukamara saat ini terbatas, hal tersebut disebabkan karena kebutuhan mengalami peningkatan, telebih kasus covid-19 di Kabupaten Sukamara mengalami peningkatan.
Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Kabupaten Sukamara diminta untuk menggalang dana secara sukarela, dana tersebut nantinya akan diberikan kepada masyarakat yang terkonfirmasi positif covid-19.
Bupati Sukamara, Windu Subagio meminta agar semua Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) bisa bergerak bersama dalam memutus mata rantai pandemi covid-19, terlebih saat ini kasus yang terjadi diwilayah tersebut terus mengalami peningkatan.
Saat ini RSUD Sukamara menyediakan sebanyak 26 tempat tidur bagi pasien covid-19. Pasien yang dirawat disana hanya yang bergejala berat dan sedang
RSUD Sukamara berencana menambah tempat tidur bagi pasien covid-19. Hal tersebut disebabkan dengan meningkatnya jumlah kasus dalam beberapa waktu terakhir.
Bupati Sukamara, Windu Subagio berharap, keberhasilan pembangunan yang telah dicapai hingga saat ini agar terus dipertahankan, sehingga terwujudnya Bumi Gawi Barinjam yang sejahtera, maju dan bermartabat.
Bupati Sukamara, Windu Subagio kembali menegaskan kepada seluruh masyarakat Bumi Gawi Barinjam untuk mematuhi protokol kesehatan dalam memutus mata rantai penularan covid-19.
Hingga memasuki usia ke 19 tahun, Kabupaten Sukamara kini telah banyak capaian hasil pembangunan di beberapa sektor, baik di sektor perikanan maupun peternakan.