Pemkab Gunung Mas Konsisten Mengembangkan Jagung Hibrida
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Dinas Pertanian konsisten melakukan pengembangan komoditas jagung hibrida di wilayah setempat.
Koresponden
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Dinas Pertanian konsisten melakukan pengembangan komoditas jagung hibrida di wilayah setempat.
Bupati Gunung Mas Jaya S Monong memberikan pesan kepada penyuluh pertanian di wilayah setempat.
Bupati Gunung Mas Jaya S Monong berharap budidaya tanaman jagung hibrida di wilayah setempat semakin tahun semakin meningkat.
Dengan menerapkan strategi pemasaran yang baik, maka usaha tani akan dapat menghasilkan pemasukan atau pendapatan sesuai dengan keinginan petani.
Dia berharap bantuan sarana produksi berupa benih jagung hibrida, pupuk dan obat-obatan dapat membantu para petani semakin giat dalam mengolah lahan pertaniannya.
Dari hasil ubinan swakarsa pada kelompok tani Katur I yang telah dilakukan oleh penyuluh pertanian dengan luas ubinan sebesar 2,5 m x 2,5 m = 6,25 meter persegi.
Bupati Gunung Mas Jaya S Monong memberikan pesan kepada petani di wilayah Kelurahan Tumbang Rahuyan Kecamatan Rungan Hulu dan sekitarnya.
Usai kabar penemuan "batu emas" viral, pihaknya memanggil pihak yang bersangkutan terkait penemuan urat emas dengan berat 70gram dari batu emas tersebut.?
Walman mengatakan, salah satu yang perlu diperhatikan dalam perekrutan panwaslu kelurahan/desa yakni keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen.
Diharapkan kegiatan bimbingan teknis dan pendampingan penyusunan laporan keuangan SKPD dan laporan keuangan pemerintah daerah dengan Aplikasi SIMDA Next-G/FMIS bisa meningkatkan sumber daya manusia dalam tata kelola keuangan daerah/?
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas gelar kegiatan bimbingan teknis dan pendampingan penyusunan laporan keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan laporan keuangan pemerintah daerah dengan Aplikasi SIMDA Next-G/FMIS.
Jika lato-lato dibawa ke sekolah, tidak jarang membuat peserta didik kurang konsentrasi dalam belajar lantaran buru-buru ingin segera istirahat memainkan lato-lato tersebut.
Kabar duka baru saja menyelimuti Kabupaten Gunung Mas, sebab mantan sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Gumas periode 2009-2017 Ir. Kamiar meninggal dunia.
Raya mengatakan suara lato-lato yang keras bisa menganggu peserta didik dan guru saat di dalam kelas sehingga? proses belajar mengajar menjadi terganggu.
Sampainya di sana banyak orang yang mencari "batu emas" tersebut. Dikatakannya, ada yang beruntung mendapatkan batu yang mengandung emas ada pula yang tidak.
Anggota DPRD Gunung Mas Evandi mengatakan bahwa pihaknya akan berupaya duduk bersama dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak pemegang kebijakan dari perusahaan besar swasta (PBS) untuk membahas terkait jalan khusus.?
Peserta seleksi wawancara juga diminta untuk membawa/menunjukkan KTP dan kartu bukti pendaftaran seleksi Badan Ad Hoc pemilu 2024.
Bagi calon anggota PPS yang dinyatakan lolos tes tertulis, kata Stepenson dapat mengikuti seleksi wawancara di kecamatan.
Aprianto menjelaskan?membawa permainan lato-lato dan memainkannya di sekolah dianggap mengganggu proses belajar mengajar.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Gunung Mas Aprianto mengimbau kepada masyarakat khususnya untuk kepala sekolah di wilayah setempat agar berhati-hati terhadap nomor yang mengatas namakan dirinya.