Transaksi Digital di Kalteng Tembus Rp2,2 Triliun, QRIS Jadi Primadona
Lonjakan ini menjadi indikator kuat bahwa masyarakat semakin terbiasa dengan sistem pembayaran digital yang cepat, aman, dan efisien
Lonjakan ini menjadi indikator kuat bahwa masyarakat semakin terbiasa dengan sistem pembayaran digital yang cepat, aman, dan efisien
Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah mencatat capaian menggembirakan selama pelaksanaan Bulan Inklusi Keuangan 2025. Berdasarkan data yang dihimpun, lebih dari 8.300 rekening baru berhasil dibuka di sektor perbankan dengan total nominal transaksi mencapai Rp48,64 miliar.
Dalam rangka memperingati Hari Keuangan Nasional 2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Tengah mengeluarkan imbauan penting kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran investasi dan pinjaman yang tidak jelas legalitasnya.
Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz, kembali mengingatkan masyarakat akan bahaya investasi ilegal dan judi online. Menurutnya, tawaran-tawaran semacam itu semakin marak dan menargetkan masyarakat melalui pesan singkat dan media sosial.
Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan budaya literasi melalui kegiatan evaluasi dan refleksi Program Pembinaan Generasi Muda Literasi Tingkat SD dan SMP.
Tim Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan evaluasi dan refleksi Program Pembinaan Generasi Muda Literasi Tingkat SD dan SMP secara serentak di Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas.
Ancaman penipuan keuangan melalui platform digital semakin marak. Menanggapi hal ini, Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz, menegaskan bahwa pihaknya terus memperkuat pengawasan terhadap lembaga jasa keuangan formal, baik di sektor perbankan maupun industri keuangan non-bank.
Indeks literasi dan inklusi keuangan nasional tahun 2025 menunjukkan tren positif.
Ketua Panitia Pembangunan, Rawing Rambang mengatakan bahwa hingga akhir Desember, struktur utama gereja telah berdiri kokoh dengan atap, dinding, dan lantai yang telah selesai dibangun.
Gereja Maranatha dirancang sebagai bangunan yang ikonik dan modern, mencerminkan semangat kebersamaan dan kemajuan umat.
Selain dongeng, anak-anak juga diajak untuk bermain dan berkreasi menggunakan produk turunan kelapa sawit. Aktivitas seperti bermain clay, menyusun puzzle, mendekorasi donat, dan membuat pohon sawit menjadi sarana stimulasi sensorik dan motorik yang penting bagi perkembangan anak usia dini.
BPDP memastikan bahwa dukungan pendanaan terhadap proyek ini dilakukan dengan prinsip akuntabilitas dan tata kelola yang baik. Eddy menyampaikan bahwa transparansi dan orientasi pada manfaat jangka panjang menjadi landasan utama dalam setiap keputusan pendanaan.
BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam rangka memperkuat kompetensi analisis dampak lingkungan, mahasiswa Program Magister Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan (PSL) Universitas Sumatera Utara…
BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP terus menggalakkan edukasi kelapa sawit sejak usia dini melalui kegiatan bertajuk “Fun and Play Bersama Sahabat Kecil Sawit”.…
Beberapa kru bahkan sempat mengalami gangguan gaib saat persiapan. Meski begitu, gangguan lebih sering dialami oleh pengunjung.
BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia atau UKBI Adaptif di dua sekolah di Muara Teweh.…
Eddy Abdurrachman menekankan bahwa pembangunan fasilitas ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari strategi hilirisasi yang berakar pada potensi sumber daya perkebunan Indonesia.
BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP kembali menunjukkan komitmennya dalam edukasi kelapa sawit sejak usia dini melalui kegiatan “Fun and Play Bersama Sahabat Kecil…
BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi kebahasaan di kalangan pelajar dengan menggelar kegiatan Sosialisasi…
BPDP menegaskan bahwa seluruh proses pendanaan dilakukan secara transparan dan berorientasi pada manfaat jangka panjang. Prinsip tata kelola yang baik menjadi fondasi utama dalam mendukung pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat.