Banjir Masih Genangi Ruas Jalan Menuju Desa Talingke Katingan
Banjir masih bertahan di sejumlah wilayah?Kabupaten Katingan.?Salah satunya jalan menuju Desa Talingke, Kecamatan Tasik Payawan.
Tag
Banjir masih bertahan di sejumlah wilayah?Kabupaten Katingan.?Salah satunya jalan menuju Desa Talingke, Kecamatan Tasik Payawan.
Ketinggian banjir lebih dari satu meter. Dari informasi yang diperoleh, ruas jalan menuju Desa Talingke yang masih terendam banjir ini pada 2016 lalu tidak selesai ditimbun oleh pihak kontraktor
Banjir melanda dua desa?di Kecamatan Gunung Bintang Awai atau GBA, Kabupaten Barito Selatan sejal?Minggu, 9 Febuari 2020. Dua desa yang kebanjiran itu yakni?Desa Tabak Kanilan dan Desa Kayumban.
Banjir sempat merendam sebagian areal rumah sakit, khususnya pada bangunan lama di bagian tengah yang posisinya lebih rendah dibanding bagian bangunan baru yang dibangun lebih tinggi
Akses jalan darat menuju Petak Bahandang yang putus sejauh ini menjadi langganan banjir pada musim hujan
Ke 3?jalan yang terdampak banjir?semuanya berada di wilayah Kecamatan Kamipang
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengangkut 360 ton sampah?banjir Jakarta?yang terjaring di Pintu Air Manggarai pada Sabtu, 8 Februari 2020. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI?Andono Warih?mengatakan sampah tersebut merupakan sampah kiriman dari wilayah Jakarta dan sekitarnya imbas naiknya debit Kali Ciliwung.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana Badan Nasional Penanggulangan Banjir (BNPB) Agus Wibowo mengatakan hujan yang terjadi sejak Sabtu dini hari ini memicu banjir di 23 kecamatan di DKI Jakarta.
Walaupun sempat diguyur hujan cukup lebat, namun Kepala Badan Pendanggulangan Bencana atau BPBD Palangka Raya?Emi Abriyani memastikan Kelurahan Petuk Katimpun,?Kecamatan Jekan Raya, dinyatakan aman dari ancaman banjir.
Kepala BPBD Palangka Raya Emi Abriyani mengimbau masyarakat tetap waspada banjir, mengingat sekarang masih memasuki musim hujan.
Hingga sejauh ini wilayah Kabupaten Katingan masih aman dari bencana banjir meski akhir-akhir ini curah hujan di kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Kotawaringin Timur ini tergolong tinggi.
BPBD Provinsi Jawa Barat (Jabar) menyatakan banjir yang menerjang lima kecamatan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang terjadi sejak Kamis (23/1) telah menyebabkan 3.744 unit rumah, empat sekolah dan 17 tempat ibadah terendam air.
Wilayah DKI Jakarta dan sejumlah daerah lainnya di Indonesia berpotensi banjir berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berbasis dampak hujan lebat yang terjadi hingga dua hari ke depan.
Meskipun hingga saat ini kondisi di seluruh Kabupaten Seruyan, masih aman dari ancaman banjir, namun potensi terjadinya banjir di beberapa wilayah harus diwaspadai.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), berencana membongkar bangunan yang berada tepat di atas sungai kawasan perkotaan Sampit.
Banjir yang menerjang Jakarta tidak hanya menyisakan sampah semata. Sejumlah jalan di Ibu Kota mengalami kerusakan akibat banjir.
Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), mencatat jumlah pengajuan klaim harta benda dan kendaraan bermotor terdampak banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) mencapai Rp1,14 triliun.
Untuk memastikan desa-desa yang menjadi tempat penangkaran benih padi di Kecamatan Pematang Karau aman dari banjir, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Barito Timur Riza Rahmadi turun ke lapangan untuk meninjau langsung sekaligus ikut menanam padi.
Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC), Jakarta Musni Umar, ikut mengomentari soal curah hujan yang tinggi di Sulawesi Selatan beberapa hari terakhir menyebabkan tiga wilayah kebanjiran. Yakni, di Kabupaten Barru, Pinrang dan Kota Parepare.
Bantuan untuk korban yang terdampak bencana bukan hanya melekat pada dinas sosial saja, tapi di BPBD juga ada