BPBD Kobar Siapkan Logistik untuk Waspadai Banjir
Logistik yang disiapkan seperti alat kesiapan penanggulangan bencana maupun makanan
Tag
Logistik yang disiapkan seperti alat kesiapan penanggulangan bencana maupun makanan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunung Mas memasang papan pengukur ketinggan air di sejumlah titik. Hal itu sebagai langkah mewaspadai terhadap bencana banjir.
Ada beberapa kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang rawan dilanda banjir. Terutama kecamatan di utara atau yang berada di pinggiran sungai.
Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diimbau waspada terhadap musibah banjir. Hal itu seiring dengan musim hujan yang sudah tiba.
Keberadaan alat deteksi dini banjir atau EWS (early warning system) yang terpasang di Desa Sei Pinang berfungsi dengan baik, sehingga memberikan peringatan siaga 1 dan 2 kepada masyarakat
Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Kunanto mengharapkan pembangunan berupa tanggul di wilayah pesisir untuk mencegah masuknya air akibat banjir rob ke lahan pertanian maupun perikanan masyarakat di sana.
Babinsa 1011-03 Anjir, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Sertu Fadillah, berkoordinasikan dengan pemerintahan desa terkait penataan lingkungan untuk mencegah bencana banjir menjelang musim hujan.
Pemerintah Kota atau Pemko Palangka Raya saat ini tengah melakukan upaya pencegahan banjir. Salah satunya melalui perbaikan saluran air atau drainase di beberapa titik yang dinilai rawan.
Teknologi hujan buatan atau teknologi modifikasi cuaca (TMC) ternyata bisa digunakan untuk mencegah banjir, selain untuk meredakan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melakukan normalisasi sungai dan drainase. Itu sebagai upaya mencegah terjadinya banjir ketika musim hujan tiba.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Kapuas melalui fasilitasi BNPB memasang alat peringatan dini banjir atau Flood Early Warning System (FESW) di wilayah hulu.
Antisipasi banjir saat musim hujan, Wakil Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Ahmadi Riansyah meninjau kondisi drainase di Pasar Cempaka Jalan Bendahara, Kecamatan Kumai, Kamis, 19 September 2019.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin meninjau proyek pembangunan pengendali banjir di Kota Palangka Raya.
Tim Tagana Dinas Sosial Kotawaringin Barat melaksanakan bakti sosial normalisasi drainase. Kegiatan untuk menantisipasi banjir itu berlangsung di simpang empat Stadion Sampuraga Lama, Minggu, 14 Juli 2019.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Tengah, Shalahuddin meyakini pada 2021, kawasan Bukit Rawi sudah tidak lagi banjir.
Wilayah tengah dan hulu sejauh ini petani menanam pagi gogo umur 6 bulan. Kebetulan saat banjir, para petani sudah memanen padi
Camat Katingan Tengah Hariawan menuturkan, saat ini di wilayahnya sudah tidak ada yang kebanjiran. Namun dampak dari banjir sejumlah ruas jalan di sana mengalami kerusakan.
Pemkab Sukamara mulai memperbaiki kerusakan setelah banjir yang terjadi pada 19 Juni 2019 lalu di Pantai Lunci.
Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Sukamara mempertanyakan upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah terhadap penanganan banjir yang terjadi di Kecamatan Pantai Lunci beberapa waktu lalu.
Banjir akibat luapan Sungai Katingan yang sempat menyebabkan sejumlah wilayah di Kasongan terendam kini berangsur surut.