BPBD Palangka Raya Terus Pantau Ketinggian Air
BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya terus melakukan pemantauan dibeberapa titik lokasi yang rawan banjir. Pemantauan ini dilakukan untuk…
Tag
BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya terus melakukan pemantauan dibeberapa titik lokasi yang rawan banjir. Pemantauan ini dilakukan untuk…
Kondisi terbaru yang diterima Pusdalpos PB BPBD bahwa kondisi banjir Kecamatan Mandau Talawang dan Kapuas Hulu, sudah tidak merendam rumah warga
Pembangunan pile slap Bukit Rawi yang ditangani Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan nilai kontrak Rp62 miliar lebih
Hingga Sabtu, 4 Mei 2019 siang kondisi debit air di wilayah Kecamatan Kahayan Tengah semakin naik
Sejumlah desa di wilayah Kabupaten Pulang Pisau terendam banjir.! Kecamatan yang teredam yakni Kecamatan Banama Tingang, Kecamatan Kahayan Tengah dan Kecamatan Maliku/
Jasa angkutan penyebrangan ini sangat membantu para pengendara yang ingin melanjutkan perjalanan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pulang Pisau menyampaikan kondisi debit air di Kecamatan Kahayan Tengah mengalami kenaikan
Meningkatnya debit air itu juga mengakibatkan halaman SDN 1 Petik Katimpun digenangi air. Bahkan tinggal beberapa jengkal lagi air mengenai teras sekolah
Berdasarkan data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pulang Pisau Jumat, 3 Mei 2019 ada 16 desa terendam karena meluapnya daerah aliran Sungai Kahayan
Kondisi tersebut diperkirakan akan terjadi selama 3-4 hari kemudian baru surut. BPBD Pulang Pisau telah mendata korban banjir
Banjir kiriman dari Kabupaten Gunung Mas, dipresiksi akan terus melauas. Tidak hanya Kecamatan Banama Tingang dan Kahayan Tengah, tapi hingga Kecamatan Jabiren diprediksi terimbas.
Banjir yang melanda 13 desa di Kecamatan Banama Tingang Kabupateng Pulang Pisau berimbas pada ribuan kepala keluarga (KK).
Air kiriman dari Kabupaten Gunung Mas menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, salah satunya Kecamatan Banama Tingang, Kabupaten Pulang Pisau. Belasan desa yang berada di Kecamatan tersebut terendam air hingga Jumat, 3 Mei 2019.
Banjir yang merendam ruas Jalan Trans Kalimantan Km 38, Desa Penda Barania, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau pada Jumat, 3 Mei 2019 pagi tadi, diperkirakan akan meningkat drastis dua hari ke depan.
Banjir yang merendam ruas Jalan Trans Kalimantan Km 38, Desa Penda Barania, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, Jumat, 3 Mei 2019, berdampak pada aktivitas lalulintas pada jalan tersebut.
Jalan Trans Kalimantan mulai terendam banjir di awam Mei 2019 yang menjadi banjir perdana yang merendam jalan tersebut di 2019. Banjir tersebut sudah merendam jalao kurang lebih sejauh dua kilometer.
Jalan trans Kalimantan yang menghubungkan Provinsi Kalimantan Tengah dan Provinsi Kalimantan Selatan dengan enam kabupaten kembali terendam banjir di 2019 ini.
Petugas juga mendata warga yang terdampak musibah banjir di Kecamatan Mandau Talawang dan Kecamatan Kapuas Hulu
Sejumlah titik di daerah Kabupaten Katingan dan Gunung Mas kebanjiran, namun kabarnya air sudah mulai surut
Polsek Kapuas Tengah memonitor warga yang menjadi korban banjir di Desa Pujon, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas.