Dinas PUPR Siapkan Raperda tentang Drainase
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palangka Raya berencana menyusun rancangan peraturan daerah (raperda) tentang drainase.
Tag
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palangka Raya berencana menyusun rancangan peraturan daerah (raperda) tentang drainase.
Luapan air Sungai Katingan hingga saat ini terus bergerak. Selain sejumlah wilayah di Kasongan, Kecamatan Katingan Hilir luapan Sungai Katingan juga membanjiri sejumlah tempat di Kecamatan Tasik Payawan.
Setiap kali hujan deras melanda, sejumlah kawasan di Kota Palangka Raya tergenang air.
Tak hanya membanjiri jalanan dan rumah warga, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Palangka Raya juga mengakibatkan kerusakan. Salah satunya bangunan pagar beton di bagian samping Kantor Dinas Pertambangan. Rusaknya bangunan diduga karena gerusan dorongan air.
Kota Cantik selalu menjadi langganan banjir saat hujan dengan intensitas tinggi melanda. Setidaknya ada sembilan titik kawasan rawan luapan air.
Air Sungai Katingan di wilayah Kasongan dan sekitarnya kini juga meluap di sejumlah tempat, terutama daratan rendah. Misalnya sekitar Jembatan Sei Katingan.
Intensitas hujan yang cukup tinggi membuat drainase di sepanjang jalan protokol tidak mampu mengalirkan air hujan.
Saat ini air Sungai Katingan sudah meluap ke permukaan hingga menggenangi puluhan rumah warga di Tumbang Samba Kecamatan Katingan Tengah.
Banjir yang terjadi di desa tersebut memang sudah musiman dan sudah sangat sering melanda masyarakat
Informasi terhimpun, puluhan rumah di dua desa, yakni Desa Samba Bakumpai dan Desa Samba Kahayan yang tidak jauh dari bantaran sungai mulai terendam.
Hujan lebat mengguyur Kasongan, ibu kota Kabupaten Katingan, Minggu (24/2/2019) siang hingga sore.
Selain untuk menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif, patroli yang dilakukan anggota Polsek Sabangau ini juga sekaligus memantau debit air mengantisipasi banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas Panahatan Sinaga, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Kapuas Tengah dan desa berkaitan dengan bencana banjir yang melanda tujuh desa.
Adapun ke tujuh desa terdampak bencana banjir itu meliputi Desa Bajuh, Desa Marapit, Desa Pujon, Desa Tapen, Desa Penda Muntei, Desa Kota Baru, dan Desa Kayu Bulan dengan ketinggian air dari 20 cm sampai dengan 100 cm sejak dua hari yang lalu.
Banjirnya kawasan stadion ini karena saluran drainase belum ada
Kota Buntok, Kabupaten Barito Selatan, mulai dikepung banjir. Air mulai menggenang setelah hujan dengan intensitas tinggi terus mengguyur dalam dua hari terakhir.
Ketinggian air sungai yang terus naik bisa saja menyebabkan banjir.
Banjir yang merendam jalan trans Kalimantan di kawasan Bukit Rawi, Kabupaten Pulang Pisau, mulai surut. Saat ini jalan sudah bisa dilalui kendaraan.
Banjir di Kabupaten Barito Utara bukan hanya menggenangi rumah warga maupun fasilitas lainnya. Banjir juga menggenangi sejumlah sekolah yang ada di Kecamatan Monttallat.
Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Sinar Kamala meminta kepada pemerintah daerah untuk siap dan siaga menghadapi beberapa kemungkinan banjir di saat musim hujan seperti ini terutama di kawasan pedalaman Kotim