Kota Muara Teweh Kembali Disambangi Banjir
Kawasan yang terendam di antaranya permukiman di Gang Aliyah, Jalan Flores, Gang Praguai, dan Kampung Mangala, Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Baru.
Tag
Kawasan yang terendam di antaranya permukiman di Gang Aliyah, Jalan Flores, Gang Praguai, dan Kampung Mangala, Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Baru.
Saat ini intensitas hujan di wilayah Kabupaten Gunung Mas cukup tinggi. Untuk itu, masyarakat harus waspada terhadap ancaman banjir.
Ada sekitar tiga titik jalan yang mengalami kerusakan, bahkan kondisi jalannya sudah digenangi air.
Warga khawatir, jika intensitas hujan tidak menurun, banjir bisa semakin parah.
Informasi terhimpun, banjir di Jalan Soekarno - Hatta itu terjadi sejak subuh tadi. Hingga saat ini, genangan air masih terlihat
Ketinggian air 50 centi meter sehigga menggangu para pengendara yang melintas
Bermodalkan perahu karet, personel TNI dan Polri saling bersinergi mengevakuasi korban banjir di Kota Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Selasa (24/4/2018).
Sejak Senin hingga Selasa pagi wilayah Barito Utara diguyur hujan lebat
Dinas Sosial Kabupaten Barito Timur juga sudah memetakan lokasi rawan banjir
Beberapa wilayah yang terkena banjir yakni Jalan Pertiwi, Jalan Ronggolawe, Jalan Pramuka, Jalan Angah, Jalan Sudirman, Jalan Bangau, Jalan Pendreh, Jalan Wirapraja dan wilayah daerah rendah lainnya yang ada di kota Muara Teweh.
Hujan yang tiap hari mengguyur Desa Sungai Ubar, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur membuat jalan desa itu harus terendam. Meski demikian aktivitas warga tetap berjalan seperti biasa.
Di Desa Ubar Mandiri ini ada beberapa rumah warga yang terendam banjir
Genangan air itu diperkirakan karena drainase bundaran yang tidak maksimal.
Lahan pertanian yang terkena banjir tersebar di beberapa wilayah, seperti Kecamatan Sukamara, Pantai Lunci, Jelai, serta Balai Riam.
PBD Kabupaten Gunung Mas mengusulkan ke bupati untuk perpanjangan masa posko siaga banjir di halaman kantor BPBD yang telah berakhir pada 15 Maret 2018.
Selama tiga hari wilayah Barito Utara diguyur hujan lebat sehingga menyebabkan beberapa desa terendam banjir
Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia mengatakan bahwa masalah banjir di berbagai daerah dapat ditangani dengan penelusuran lapangan.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Punding S Merang mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap banjir, khususnya yang tinggal di bantaran sungai.
Saat hujan deras dalam waktu yang cukup lama, setidaknya ada 20 sampai 30 rumah yang terendam banjir.
Sekda Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengimbau masyarakat agar waspada bencana di dua musim, yakni banjir pada saat musim penghujan, dan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi pada saat musim kemarau.