Anggota DPRD Kalteng Berharap Aspirasi Masyarakat Desa Ini Dapat Jadi Perhatian Pemerintah
Usulan masyarakat?sudah lama pernah disampaikan, yakni semenjak dari 2013, tapi hingga sampai sekarang masih belum direalisasi
Tag
Usulan masyarakat?sudah lama pernah disampaikan, yakni semenjak dari 2013, tapi hingga sampai sekarang masih belum direalisasi
Sejak Covid-19 masuk ke Kalteng selama kurang lebih 1,5 tahun ini pembelajaran dilaksanakan secara daring dan sedikit banyaknya memberikan kejenuhan bagi para siswa
Selain itu untuk mewujudkan SDM berkualitas serta berdaya saing tinggi, tidak terlepas peran dari sektor pendidikan, kesehatan dan berbagai pelatihan yang diberikan kepada masyarakat daerah-daerah terpencil
Pembangunan fasilitas penunjang seperti listrik dan akses internet masih belum merata di Kalteng, sehingga diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah untuk merealisasikannya
Pembangunan infrastruktur salah satunya jalan di Kalteng menjadi perhatian serius dari pemerintah, sehingga anggaran yang digelontorkan juga cukup besar
Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Lohing Simon meminta kepada Pemda di Kalteng agar segera menangani kerusakan infrastruktur pascabanjir yang terjadi beberapa waktu lalu.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siti Nafsiah mengharapkan, penerapan?protokol kesehatan bisa menjadi kebiasaan hidup yang selalu dijalankan meskipun Covid-19 khususnya di Kalteng dapat ditekan.?
Anggota DPRD Kalteng, Sengkon mengatakan pemulihan ekonomi masyarakat di tengah pandemi saat ini memerlukan peran dari pemerintah.
Sehingga?dengan adanya UPT-PPA itu dapat memberikan layanan bagi perempuan dan anak yang mengalami kekerasan, diskriminasi, perlindungan khusus dan masalah lainnya
Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Duwel Rawing mengatakan kenakalan remaja dapat diminimalisasi?dengan berbagai kegiatan positif, seperti olahraga dan aktif di organisasi.
Anggota DPRD Kalteng, Rizki Amalia Darwan Ali menyebutkan masyarakat di Desa Jaya Kelapa, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotim meminta perhatian pemerintah terkait pembangunan atau pembenahan infrastruktur.
Sekretaris Komisi III DPRD Kalteng, Kuwu Senilawati mengharapkan kepada pemerintah supaya dapat memberdayakan masyarakat lokal dalam berbagai program seperti salah satunya food estate.
Sektor pariwisata merupakan salah satu yang sangat menjanjikan bagi suatu daerah untuk meningkatkan PAD.
Anggota DPRD Kalteng, Siti Nafsiah menilai keberadaan perpustakaan sangat penting di suatu daerah terutama wilayah pelosok.
Legislator Kalteng, Natalia meminta kepada pemerintah di Kalteng melalui instansi terkait supaya rutin mengawasi produk kedaluwarsa baik itu makanan, minuman, kosmetik dan lain-lain yang beredar.
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Achmad Rasyid mendukung rencana pemerintah terkait?penggerukan Sungai Kapuas dan Barito.
Ketua DPRD Kalteng, Wiyatno mengatakan kekayaan budaya yang dimiliki provinsi ini harus dapat dipelihara dengan baik.
Anggota DPRD Kalteng, Andayani meminta masyarakat supaya dapat berperan menjaga kearifan lokal dan seni budaya yang ada di Kalteng.
Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Lohing Simon mengatakan, pengembangan objek wisata yang ada di Kalteng perlu melibatkan semua pihak baik itu masyarakat, swasta dan sebagainya.
Legislator Kalteng, Ferry Khaidir mendorong Samsat supaya dapat meningkatkan jangkauannya hingga sampai pelosok daerah.