DPRD Kalteng Harap Pemda Dukung Peningkatan Produk Usaha Masyarakat di Katingan
Ada banyak usaha kecil milik masyarakat yang memiliki potensi serta menjanjikan untuk dikembangkan.
Tag
Ada banyak usaha kecil milik masyarakat yang memiliki potensi serta menjanjikan untuk dikembangkan.
Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Andina Theresia Narang meminta pemda baik provinsi, kabupaten dan kota agar dapat meningkatkan pelayanan kesehatan terutama di wilayah pelosok.
Dalam waktu dekat DPRD Kalteng akan segera mengesahkan 2 rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (Perda).
Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Duwel Rawing mengungkapkan, sektor pendidikan di wilayah Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) saat ini memerlukan perhatian dari pemda.
Operasi pasar perlu dilakukan untuk menyeimbangkan daya beli masyarakat. Pasalnya, saat ini harga sejumlah kebutuhan pokok masih mahal.
Ia menyebut?situs sejarah merupakan salah satu jati diri suatu daerah yang harus dapat dilestarikan karena merupakan peninggalan nenek moyang terdahulu.
Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Duwel Rawing menyebut perhatian terhadap sektor pendidikan khususnya di Kalteng ini harus dapat maksimal diberikan oleh pemda baik provinsi, kabupaten dan kota.
Anggota DPRD Kalteng, Henry mengatakan program dalam rangka untuk menyejahterakan masyarakat harus benar-benar tepat dicanangkan oleh pemerintah dan jangan membiasakan dengan selalu memberikan bantuan sosial (bansos).
Dia mengatakan di Kalteng sendiri masih banyak desa tertinggal?dan desa seperti ini harusnya dapat bangkit dari ketertinggalan terlebih lagi pemerintah sudah membantu dengan menyalurkan anggaran dana desa (ADD) yang diperuntuhkan untuk pembangunan.
Dengan mendorong usaha masyarakat maka tujuan untuk meningkatkan perekonomian itu dapat tercapai sehingga tercipta kesejahteraan bagi masyarakat atau pelaku usaha, yang terkena dampak berbagai persoalan selama ini.
Usulan itu disampaikan oleh para guru dengan alasan untuk mempermudah serta mendekatkan pelayanan administrasi kepegawaian bagi guru yang melaksankan tugasnya di masing-masing kabupaten.
Aspirasi itu yakni terkait harapan adanya pengerukan Sungai Anjir dan handil atau saluran air yang berada disepanjang sungai yang mengalami pendangkalan di wilayah tersebut.
Anggota DPRD Kalteng, Toga Hamonangan Nadeak mengatakan pemda baik provinsi, kabupaten dan kota harus bisa menghadapi tantangan pemerataan pembangunan itu dengan berbagai strategi agar apa yang dinginkan bisa terwujud kedepan.
Legislator Kalteng, Tomy Irawan berharap dampak resesi ekonomi yang diisukan akan terjadi pada tahun 2023 ini tidak memberikan pengaruh besar terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat di Kalteng.
Dalam rangka untuk meningkatkan perekonomian, masyarakat Desa Malawaken di Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara meminta dibangunkan pabrik karet.
Ia mengungkapkan, ada begitu banyak usaha masyarakat yang memerlukan dukungan dari pemerintah baik sektor UMKM, IKM, pertanian, perikanan, peternakan dan lain-lain.
Sudarsono menilai, setiap daerah dan Kalteng umumnya sebenarnya mampu mandiri dalam memenuhi kebutuhan daerah hanya saja program pembangunan disejumlah sektor masih belum maksimal dijalankan.
Adanya Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur (Kaltim), pastinya lambat laun Kalteng pun akan merasakan dampak positif dari segi pembangunan maupun banyaknya investasi yang akan masuk, tentu hal itu akan memerlukan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.
Jainudin mengatakan, suatu wilayah bisa dikatakan maju apabila tidak ada lagi daerah-daerah tertinggal. Maka dari itu agar Kalteng ini bisa semakin maju daerah tertinggal perlu menjadi atensi pemerintah untuk memperhatikannya.
Maka dari itu ia mendorong agar ada upaya peningkatan kualitas guru yang dilakukan pemda di provinsi ini melalui berbagai program pelatihan