DPRD Kotim Dukung Polisi Tembak Pencuri Saat Kondisi Covid-19
Di tengah kondisi wabah seperti ini harus diantisipasi kasus pencurian. Maka dari itu?masyarakat diharapkan waspada dan mengantisipasinya
Tag
Di tengah kondisi wabah seperti ini harus diantisipasi kasus pencurian. Maka dari itu?masyarakat diharapkan waspada dan mengantisipasinya
Persoalan Covid 19 tidak hanya dibebankan kepada kabupaten dan pemerintah pusat. Tapi menjadi tugas dan tanggung jawab bersama
Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, H Rudianur mengatakan akan segera memanggil pihak perusahaan besar swasta di Kotim. Mereka meminta PBS yang berinvestasi di daerah ini bisa ikut memberikan sumbangsihnya kepada masyarakat ditengah kondisi menghadapi wabah virus corona atau Covid-19.
Persiapan pangan itu penting, mengingat masa wabah virus corona ini tidak diketahui kapan berakhirnya di Indonesia
DPRD Kotim meminta masyarakat jangan bepergian, terutama ke daerah?yang sudah ditetapkan masuk kategori zona merah
PDAM maupun PLN diminta memperhatikan persoalan virus corona agar bisa mengurangi beban masyarakat
Perusahaan swasta di Kotim cukup banyak. Tinggal dari Pemkab saja menyurati mereka agar bisa ikut membantu
Dengan kondisi sekarang Kotim masih dalam katagori zona hijau, sehingga kondisi itu harus dijaga hingga berakhirnya pandemi ini nanti
Cara itu mereka lakukan sebagai bentuk pencegahan dan menghindari berkumpulnya para wakil rakyat yang dikhawatirkan berpotensi mempermudah penyebaran virus Corona
Bantuan perusahaan sangat perlu mengingat kemampuan pemerintah untuk mencegah saat ini sangat terbatas, sehingga butuh dukungan pihak ketiga
Sejumlah proyek multiyears yang mereka tinjau ada yang sudah mulai rampung dan ada juga yang masih meragukan seperti proyek di Cempaga -Senau
Berapa alokasi anggaran gugus tugas pencegahan virus Corona atau Covid19 di Kabupaten Kotawaringin Timur, hingga kini masih belum diketahui.
Salah satu proyek multiyears yakni pembangunan jalan dari Cempaga menuju Pulau Hanaut? dikhawatirkan tidak rampung sesuai dengan waktu.?
Cara ini sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona atau Covid 19 di tempat ibadah, sehingga jika penyemprotan dilakukan masyarakat tetap melakukan ibadah seperti biasa
Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Rinie A Gagah menyampaikan jika DPRD Kotim membatalkan semua rencana perjalanan dinas keluar daerah.?
Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur berjanji dalam waktu dekat ini bersama pihak terkait akan turun ke lapangan mengecek progres pelaksanaan sejumlah proyek multiyears atau tahun jamak.
Wabah dari Covid-19 atau Corona saat ini melanda dunia dan sudah masuk ke Indonesia dan itu sangat mengkhawatirkan
Anggota DPRD Kotim M Arsyad menegaskan, jangan ada ruang bagi oknum yang kerap mengatasnamakan masyarakat untuk kepentingan diri sendiri dan kelompok.
Anggota Komisi II DPRD Kotim M Arsyad menyebutkan warga di sekitar perusahaan perkebunan masih banyak yang jadi penonton/?
Masyarakat antusias hadir ke TPS yang disiapkan panitia untuk melakukan pencoblosan, Sabtu, 14 Maret 2020