DPRD Desak Pemkab Kotim Segera Selesaikan Konflik Tanah Kuburan
Sejak?1990 lahan itu sudah dinyatakan pemerintah kabupaten untuk peruntukan kuburan semua agama
Tag
Sejak?1990 lahan itu sudah dinyatakan pemerintah kabupaten untuk peruntukan kuburan semua agama
Wakil Ketua DPRD Kotim H Rudianur berharap agar pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak yang digelar Sabtu, 14 Maret 2020 besok berjalan lancar dan sukses.?
Penyalahgunaan tortoar ini digunakan untuk aktivitas berjualan seperti halnya di pasar relokasi Mangkikit di Jalan MT Haryono Sampit
Abadi mengakui masyarakat di sekitar investasi triliunan rupiah dibidang perkebunan itu kondisi kehidupannya dibanding sebelum usaha itu ada lebih baik
Tahun ajaran ini DPRD akan turun tangan langsung melihat sistem di lapangan, sehingga bisa menarik benang merah yang menyebabkan sekolah swasta kian minim peminat
Selain itu perlunya pengawalan terhadap pupuk subsidi ini hingga sampai kepada tangan kelompok petani
Pemerintah kabupaten?seharusnya?segera mengkoordinasikan seluruh stake holder untuk sejalan dalam menjaga infrastruktur jalan di dalam perkotaan tersebut
Masyarakat harus tenang dan tetap melaksanakan aktivitas seperti biasanya
Sekaranh?yang perlu didorong adalah wacana pemerintah untuk membangun jalan baru dengan sisten konsorsium
Para calon kepala desa hendaknya bersaing secara sehat jangan sampai menjatuhkan, bahkan memicu permusuhan diinternal desa itu sendiri
Anggota Komisi I DPRD Kotim Rimbun menekankan agar Pemkab Kotim bisa meraih PAD melalui sumber yang punya potensi besar.
Keberadaan BUMDes diharapkan bisa membantu masyarakat
Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Rinie A Gagah menekankan agar hasil reses DPRD Kotim selama sepekan bukan hanya sekadar ritual tahunan saja/?Tetapi sebagai?acuan untuk pemerintah kabupaten dan DPRD dalam rangka melaksanakan tugas penganggaran dan pembangunan di masa mendatang.
Kondisi ini diharapkan tidak terulang kembali di 2021. Pemerintah wajib mengalokasikan untuk penyelesaian program kecil yang anggarannya tidak seberapa besar.
Pemberhentian itu berawal dari? ulah oknum perusahaan itu meminta? karyawan? untuk membuat surat pengunduran diri
Wilayah Kecamatan Seranau dinilai tertinggal dibanding kecamatan lain dari segi pembangunan. Itu disampaikan anggota DPRD Kotawaringin Timur Handoyo J Wibowo.?
Anggota DPRD Kotim?Handoyo J Wibowo menemukan ada sekolah di Desa Ganepo, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotim tidak memiliki kamar kecil atau WC.
Anggota DPRD Kotawaringin Timur, Riskon Fabiansyah menyebut kegiatan proyek pembangunan gang di Kota Sampit terkesan setengah hati.
Persoalan itu disampaikan warga kepadanya saat mekukan reses perorangan di Desa Pahirangan, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotim
Khozaini mendesak tahun anggaran depan jalannya bisa mulus sebagaimana keinginan warga karena jalan itu akses banyak warga