Satgas Karhutla Kotim Buat Embung Air di 16 Titik
Pembuatan embung di lokasi rawan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kotawaringin Timur
Tag
Pembuatan embung di lokasi rawan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kotawaringin Timur
BPBD Kabupaten Kotawaringin Barat mencatat jumlah kebakaran hutan dan lahan dari Januari hingga Agustus 2018 sebanyak 158 titik.
Kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kobar terus bertambah. Hingga Senin (20/8/2018), hotspot di Kobar mencapai 58 titik.
Menurutnya, Tim Satgas sudah berupaya maksimal memadamkan kebakaran lahan yang terjadi di beberapa lokasi.
Adapun titik karhutla meliputi sejumlah desa, seperti Desa Hantipan yang terjadi sejak beberapa hari lalu. Namun belum berhasil dipadamkan karena faktor ketebalan gambut.
Akhir pekan lalu pihaknya telah memadamkan api yang membakar lahan di kawasan jalan itu. Belum diketahui persis apa penyebabnya, yang jelas kembali terbakar.
Pesan ini disampaikan Pejabat Bupati Kapuas, Agus Pramono karena selama musim kemarau ini rawan kebakaran hutan dan lahan
Maskes N95 ini dibagikan kepada pengendara dan anak-anak sekolah di Kota Palangka Raya
Dalam peninjauannya ini Bupati Kobar melihat proses pemadaman api yang dilakukan oleh tim gabungan
Pemadaman hutan dan lahan dari darat dan udara terus dilakukan oleh Tim Karhutla Kobar
Saat ini tim gabungan Karhutla terus melakukan pemadaman hutan dan lahan
Saat ini wilayah Kotim sedang dilanda kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang makin marak di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mulai memberikan dampak negatif di Palangka Raya. Bau asap yang diakibatkan dari kebakaran kian menyengat, ini menggugah relawan mulai membagikan masker kepada masyarakat.
Jajaran TNI dan Polri menggelar salat istisqo atau salat minta hujan di halaman Polres Kotawaringin Barat.
Kabut asap tipis mulai menyelimuti Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, terutama pada malam dan pagi hari.
Damkar Kabupaten Sukamara batal mengikuti pawai pembangunan yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73.
Api yang terus menjalar mengakibatkan dua rumah kosong milik warga di Desa Bina Karya Kecamatan Kapuas Murung, hangus terbakar.
Diharapkan, pemerintah bisa memfasilitasi partisipasi masyarakat agar bisa terkoordinir dengan baik saat di lapangan.
Informasi terhimpun, kebakaran lahan tersebut mulai terjadi sejak Sabtu (18/8/2018) malam. Petugas pemadam kebakaran turun ke lokasi kejadian untuk memadamkan api.
Upaya pemadaman api di Kecamatan Pantai Lunci dan Kecamatan Sukamara menemui kendala. Sebab, lokasi yang jauh dan sulit dijangkau jalur darat.