Bupati Sukamara Ingatkan Peningkatan Kerjasama Antisipasi Karhutla
Ahmad Dirman mengapresiasi pihak yang selama ini aktif dalam menanggulangi dan mencegah karhutla di Sukamara.
Tag
Ahmad Dirman mengapresiasi pihak yang selama ini aktif dalam menanggulangi dan mencegah karhutla di Sukamara.
Bupati mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan. Sebab, akan menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.
Kedatangan Dandim 1016 Palangka Raya Letkol Czi Chandra Adibrata ke Tumbang Jutuh, Kecamatan Rungan, Kabupaten Gunung Mas, Jumat (2/3/2018) bukan sekadar kunjungan kerja. Ia juga menyempatkan untuk berpatroli mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Upaya pencegahan lahan sudah dilakukan dengan maksimal, mulai dari pembuatan sekat kanal, sumur bor hingga sosialisasi pada masyarakat. Selain pemberdayaan juga perlu dilakukan untuk masyarakat sedini mungkin.
Pemberdayaan yang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat merupakan salah satu yang perlu diupayakan agar sumber daya yang ada tetap terpelihara, untuk kebutuhan hidup masyarakat dalam jangka panjang.
Kegiatan berbasis lingkungan ini dihadiri oleh sejumlah narasumber di antaranya Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pulang Pisau Wartony, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pulang Pisau, Rudi Purwadi dan Akademisi Universitas Palangka Raya Aswin Usup.
Dalam latihan ini anggota Polres Palangka Raya diajari cara memadamkan api oleh anggota Manggala Agni Kalimantan Tengah
Empat helikopter itu nantinya akan digunakan sebagai sarana penanganan kebakaran hutan dan lahan yang mulai marak terjadi belakangan ini.
Guna mengatasi kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan bencana asap saat memasuki kemarau, Kalimantan Tengah (Kalteng) dijatah oleh pusat empat helikopter pada 2018 ini.
Polres Sukamara tingkatkan kerjasama bersama dengan masyarakat mencegah terjadinya kebakaran hutan dan hutan (Karhutla).
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) saat ini gencar melarang masyarakat membuka lahan dengan cara membakar namun sayang larangan ini masih tidak disertai dengan kebijakan daerah.
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran menyambut baik seminar nasional (Semnas) Penanggulangan Kebakaran Hutan, Lahan (Karhutla) dan Bencana Asap di Kalteng 2018, namun ia menekankan beberapa penekanan kepada asosiasi konsultan.
Pemprov Kalteng sudah minta bantuan 12 helikopter kepada BNPB untuk penanggulangan Karhutla dari udara
Meskipun satelit pemantau hotspot atau titik panas tidak lagi menunjukkan bahwa terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama (Kolam), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), namun hal itu bukan berarti api yang berada di lahan yang sempat terbakar itu mati to
BPBD menyebutkan peralatan untuk penanggulangan karhutla masih belum lengkap.
Kedatangan Wakapolda Kalteng untuk memetakan penanganan karhutla di Kobar. Agar bencana kabut asap 2015 tidak terulang di Kalteng.
Dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan, Kodim 1016/Palangka Raya lebih menekankan pada pencegahan.
Aparat Polres Palangka Raya masih menyelidiki penyebab terbakarnya tiga hektare lahan di Jalan Mahir Mahar lingkar luar Palangka Raya, Selasa (20/2/2018) lalu.
Jangan kebijakan melarang tapi tidak ada solusi. Jalan keluarnya harus diberikan juga. Pusat harus bantu dengan mekanisasi alat pertanian
Dengan adanya perhatian kepada lahan tidur supaya menjadi produktif akan mereduksi angka kebakaran lahan yang berarti pula menurunkan biaya pemadaman karhutla.