Baliho Kampanye PKB di Jalan G Obos Dicoret-Coret
Ada coret-coret cat di bagian nama Habis Said Ismail yang juga Wakil Gubernur Kalimantan Tengah
Tag
Ada coret-coret cat di bagian nama Habis Said Ismail yang juga Wakil Gubernur Kalimantan Tengah
Simulasi tersebut juga melibatkan aparat gabungan dari anggota TNI dan Satpol PP Kapuas guna meningkatkan soliditas dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat, terutama menghadapi ajang lima tahunan bulan April 2019 nanti.
Pemilihan Umum 2019 akan digelar dalam waktu dekat. Masyarakat akan menentukan presiden dan wakil presiden, anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD kabupaten/kota.
Salah satu tugas relawan demokrasi yakni menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait pemilu.
Adu argumen dalam masa kampanye itu lumrah terjadi ketika pilihan sudah ditetapkan dan pemenang sudah diketahui maka semua perdebatan harus diakhiri
Bupati Kotim menegaskan, pemkab selalu siap membantu KPU untuk menyukseskan Pemilu 2019. Dengan harapan agar tidak ada kendala dan permasalahan.
Simulasi tersebut memperlihatkan kesiapan personel Polres Kapuas dalam menjaga kotak suara dan menghalau massa yang melakukan demonstrasi, hingga mengamankan provokator dalam aksi.
Kedatangan Bupati untuk memantau dan mempertanyakan sejauh mana persiapan pelaksanaan tahapan pemilihan umum, baik presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, dan juga DPRD kabupaten.
Jika ada pihak yang ingin berkampanye, tentunya juga mendapat izin dari Kepala Lapas maupun Rutan. Sehingga proses berjalan dengan aman, tertib dan damai.
Koordinasi itu untuk membahas beberapa hal terkait pemantauan bersama isu-isu maupun aliran menyimpang.
"Untuk calon peserta program relawan demokrasi Pemilu 2019 di Kabupaten Katingan itu kita batasi sebanyak 55 orang sesuai kebutuhan," kata Ketua KPU Katingan, Usman Sitepu.
Empat daerah yang menjadi catatan itu Palangka Raya, Kotim, Kobar dan daerah perbatasan dengan Kalsel yakni Kapuas.
Anggota Polsek Kapuas Hilir mendampingi petugas Panwascam, PPK, dan pihak terkait lainnya, saat penertibkan alat peraga kampanye calon anggota legislatif, Rabu (16/1/2019).
Kapolres Gunung Mas AKBP Yudi Yuliadin menyatakan, pihaknya siap mengamankan pelaksanaan pemilihan umum presiden dan legislatif pada 17 April 2019.
Tujuan kegiatan itu untuk mempererat tali silaturahmi dengan seluruh elemen masyarakat jelang Pemilu 2019.
Yang didata KPU dan boleh ikut mencoblos adalah penyandang disabilitas mental, bukannya orang gila
Ada lima kategori pemilih penyandang disabilitas yakni tuna daksa, tuna rungu, tuna netra, tuna wicara, dan tuna grahita.
Relawan demokrasi yang akan dibentuk ada 10 kelompok sasaran basis dalam masyarakat yakni, basis keluarga, pemilih pemula, pemilih pemuda, dan perempuan.
KPU Barito Selatan ingin ada peningkatan partisipasi pemilih di Pemilu 2019 dari sebelumnya. Serta demi suksesnya pelaksanaan pesta demokrasi tersebut.
ASN harus netral dan tidak boleh memihak meskipun mempunyai hak pilih.