Ada 3,4 Juta UMKM Masuk Sistem Digital
Pada 2021, pemerintah juga merencanakan kembali untuk memberikan stimulus pada program ini Rp 7,6 triliun sebagai bagian dari program pemulihan ekonomi nasional
Tag
Pada 2021, pemerintah juga merencanakan kembali untuk memberikan stimulus pada program ini Rp 7,6 triliun sebagai bagian dari program pemulihan ekonomi nasional
Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian atau Diskoperin Kabupaten Barito Timur menyalurkan dana bantuan corporate social responsibility atau CSR UMKM Berkah Bank Kalteng Cabang Tamiang Layang bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM binaan Diskoperin setempat, Senin, 21 Desember 2020.
Platform e-commerce Shopee mendukung UMKM binaan untuk melakukan ekspor dengan menambahkan Filipina sebagai destinasi ekspor terbarunya tahun ini, menyusul Malaysia dan Singapura.
Ratusan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM di Kabupaten Gunung Mas menerima bantuan Dana Insentif Daerah atau DID dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Tengah.
Pandemi Coronavirus disease atau COVID-19 hingga kini masih merebak di seluruh belahan dunia termasuk di Indonesia.
TEMPO.CO , Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir memastikan belanja modal barang 41 BUMN melibatkan UMKM pada 2021. Langkah ini guna mendukung pemulihan UMKM pasca pandemi Covid-19. Dia menuturkan BUMN…
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) harus segera bertransformasi menggunakan digitalisasi dalam menciptakan produk.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berharap pemerintah akan mengajak 30 juta pelaku UMKM masuk ke dalam ekosistem digital tahun depan.
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki meminta pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) memanfaatkan platform digital untuk membantu bisnis selama pandemi virus corona.
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki meminta pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) memanfaatkan platform digital untuk membantu bisnis selama pandemi virus corona.
BORNEONEWS, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan berpesan kepada pelaku UMKM untuk memperhatikan pentingnya kemasan atau packaging suatu produk.…
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi menargetkan 30 juta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Indonesia masuk platform digital tahu depan.
Kebijakan pemerintah dinilai perlu fokus untuk memperluas akses pasar digital guna memperbaiki kesenjangan digitalisasi antarwilayah serta bermanfaat bagi pelaku UMKM, khususnya usaha mikro di berbagai daerah.
Para pelaku UMKM disarankan untuk memiliki situs web (website) bisnis sendiri untuk dapat melakukan usaha secara daring (go online) sehingga mendukung peningkatan pendapatan sekaligus memperluas pasar.
Di tengah pandemi Covid-19 yang sedang terjadi saat ini berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk memulihkan kembali pertumbuhan ekonomi.
Agar pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terdampak pandemi covid-19? bisa kembali berjalan, berbagai program telah dilakukan Pemkab Kobar melalui Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menilai?new?UMKM yang menggunakan sentuhan digital dengan didukung generasi milenial akan menjadi sumber pertumbuhan baru ekonomi Indonesia pada masa pandemi COVID-19.
Pemerintah terus berupaya kembali memulihkan tekanan ekonomi akibat pandemi virus corona (Covid-19) yang dirasakan para pelaku usaha mikro, kecil maupun menengah (UMKM), tak terkecuali di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Untuk mengatasi situasi tersebut, Pemerintah menggulirkan kebijakan berupa Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk UMKM.?
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus menjalankan berbagai kebijakan untuk membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi karena pandemi Covid-19. Kali ini brupa bantuan penyediaan sarana dan prasarana usaha bagi pelaku UMKM.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Sukamara, Ilham Massora mengatakan bahwa adanya pinjaman kredit usaha di bank dapat menyebabkan pelaku UMKM tidak bisa menerima bantuan Presiden Produktif dari kementerian.