Pemkab Kotim Siapkan Aturan Baru Pendidikan
BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyiapkan aturan baru tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan untuk memperkuat tata kelola serta memperluas akses…
Tag
BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyiapkan aturan baru tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan untuk memperkuat tata kelola serta memperluas akses…
Hal itu disampaikan Irawati menindaklanjuti arahan pemerintah pusat dalam rapat koordinasi terkait penanganan karhutla. Perusahaan diminta tidak hanya membantu pemadaman, tetapi juga aktif menjaga wilayah konsesinya.
pidato Presiden turut menyoroti pentingnya peran lembaga negara dalam menjaga ideologi, memperkuat demokrasi serta mendukung jalannya pemerintahan.
BPKP menanyakan sejumlah hal terkait pelaksanaan program. Namun, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim pada dasarnya memiliki peran dalam hal administrasi dan pengawasan karena program tersebut berada di bawah Kementerian Sosial (Kemensos).
Irawati mengaku mendapat momen yang tidak direncanakan. Kehadirannya bertepatan dengan kegiatan syukuran dan doa bersama tolak bala yang diselenggarakan oleh para guru dan keluarga besar Sekolah Rakyat.
Pendistribusian air bersih dilakukan Pemerintah Kabupaten Kotim bekerja sama dengan Perumda Tirta Mentaya. Dalam peninjauan tersebut, Irawati didampingi Direktur Perumda Tirta Mentaya, Ismanadi.
Kemajuan teknologi harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas diri, bukan justru disalahgunakan untuk hal-hal yang berdampak negatif.
Ia mengajak para siswa memanfaatkan kegiatan MPLS untuk mengenal lingkungan sekolah, para guru, tata tertib, budaya positif, hingga berbagai kegiatan yang dapat mengembangkan bakat dan potensi diri.
Ia menjelaskan, penurunan harga telur tidak hanya terjadi di Kotim, tetapi juga hampir di seluruh wilayah Indonesia. Meski demikian, pemerintah tetap berpedoman pada Harga Acuan Penjualan (HAP) yang telah ditetapkan Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim melaksanakan kerja bakti lingkungan (korve) dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
"Layanan ini meringankan beban masyarakat, baik dari segi jarak maupun biaya transportasi. Ini bentuk kehadiran negara dalam memberikan keadilan yang merata,"
"Kita memiliki tujuan yang sama, yaitu membangun daerah, meningkatkan kesejahteraan, dan menciptakan pembangunan berkelanjutan di Bumi Habaring Hurung,"
Irawati menegaskan, sebagai kepala daerah sekaligus orang tua, dirinya sangat prihatin terhadap fenomena tersebut. Ia menilai aktivitas dalam grup tersebut tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apa pun.
Wakil Bupati (Wabup) Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati mendorong perusahaan besar swasta (PBS) yang beroperasi di wilayah tersebut untuk aktif dan tepat waktu dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
Irawati menjelaskan, sebanyak 23 poli yang ada di RSUD dr Murjani telah dibuka pada hari pertama operasional pasca libur Lebaran.
Dalam sidak tersebut, ia menemukan tingginya antrean masyarakat yang mengurus berbagai keperluan administrasi kependudukan, mulai dari pembuatan KTP, pindah domisili, pencatatan perkawinan beda negara, hingga pengurusan akta kematian. Bahkan ia turun langsung melayani masyarakat di loket Disdukcapil.
Ia menegaskan bahwa aparat penegak hukum akan menindaklanjuti kejadian tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati memastikan kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok di daerahnya masih relatif aman menjelang memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Wakil Bupati (Wabup) Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati menyebut program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 1015/Sampit merupakan wujud nyata bhakti TNI dalam membantu tugas pemerintah daerah untuk menyukseskan pembangunan yang dilaksanakan secara kolaboratif bersama masyarakat.
Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati berharap peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi optimal dalam kehidupan sehari-hari.