BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi B DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery meminta distribusi Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM bagi pengemudi ojek online dilakukan secara khusus. Hal ini bertujuan agar BLT tepat sasaran bagi kelompok pekerja yang terdampak langsung kenaikan harga BBM.
"BLT untuk sopir ojol ini didistribusikan secara umum melalui kelurahan. Padahal kita sama-sama memaklumi, bahwa akurasi data yang dipakai untuk mendistribusikan BLT ini masih kurang akurat. Mestinya secara khusus," katanya, Kamis 6 Oktober 2022.
Politisi Golkar ini mengaku menerima keluhan dari ojol yang tidak menerima bantuan BLT dari pemerintah karena berbagai alasan seperti soal KTP domisili, keterbatasan kuota atau tidak terdaftar dan lain-lain.
"Padahal mereka sangat membutuhkan bantuan tersebut, mengingat kenaikan tarif ojol yang ada tidak sebanding dengan kenaikan harga BBM bersubsidi," ungkapnya.
Dia berharap pemerintah harus secara serius memperhatikan soal-soal ini, jangan sampai masyarakat semakin menderita padahal dampak pandemi Covid-19 belum benar-benar hilang.
"Kini kenaikan harga BBM bersubsidi telah memicu kenaikan harga barang-barang kebutuhan pokok masyarakat yang membuat kehidupan mereka semakin berat," pungkasnya. (HENDRI/B-11)
Dewan: BLT Untuk Ojol Berikan Secara Khusus
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Katingan Salurkan BLT BBM, Ini Jumlah Penerimanya
Harapan Bupati Sakariyas saat Penyaluran BLT BBM
Masyarakat Gunung Mas Mulai Terima BLT BBM Tahap Kedua
Program BLT BBM Tahap 2 Mulai Tersalur ke 3 Juta KPM
Pemerintah Kotim Bergerak Cepat Salurkan BLT BBM Senilai 2,8 M
424 Keluarga di Kecamatan Paju Epat Terima BLT BBM
Komentar (0)
Memuat komentar…







