BORNEONEWS, Palangka Raya - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong seluruh perajin untuk dapat mengaktifkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), dalam proses jual beli produknya.
Ketua Dekranasda Kalteng, Yulistra Ivo Sugianto Sabran mengatakan, transaksi QRIS dapat membuat kegiatan transaksi penjualan menjadi lebih optimal dan aman.
"Transaksi secara non tunai melalui QRIS dapat dilakukan dari manapun tanpa perlu kontak fisik antara pembeli dan pedagang baik secara langsung maupun tidak langsung," katanya, Rabu, 19 Oktober 2022.
Penggunaan QRIS akan memaksimalkan pola transaksi contactless menjadi lebih cepat, mudah, murah, dan juga aman. Selain itu, QRIS juga handal untuk digunakan di tengah pandemi Covid-19.
"Sebagaimana kita ketahui beberapa kali dalam kesempatan baik dari Bank Indonesia maupun OJK menyarankan dan menghimbau masyarakat Kalteng agar melakukan transaksi ekonomi dengan QRIS," ucapnya.
Sementara itu, di era teknologi yang cepat berkembang, masyarakat yang ingin berbisnis harus selalu update dengan perkembangan teknologi agar lebih mudah dalam bertransaksi. (NOPRI/B-6)
QRIS Buat Transaksi Penjualan Lebih Aman
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Transaksi Jatim - Kalteng dalam Misi Dagang Capai Rp 223 Miliar
Jatim dan Kalteng Catat Transaksi Rp293,59 Miliar dari Misi Dagang
Transaksi BNIDirect Tumbuh Positif
Polisi Tangkap Seorang Laki-laki Berusia 27 Tahun saat Hendak Transaksi Narkoba
Hendak Transaksi Narkoba, Pria di Palangka Raya Ditangkap Polisi?
Kemendag: Aduan Transaksi Perdagangan Elektronik Mendominasi pada 2022
Komentar (0)
Memuat komentar…







