BORNEONEWS, Palangka Raya - Harga gas elpiji bersubsidi melambung tinggi. Kondisi tersebut membuat warga makin kesulitan, terutama ditengah lonjakan harga pangan akibat dampak inflasi daerah dan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Pengamat Ekonomi, Heru Hidayat menyarankan, pemerintah daerah untuk menggencarkan operasi pasar gas elpiji bersubsidi hingga tingkat Rukun Tetangga (RT).
"Pemerintah harus hadir memberikan bantuan kepada masyarakat, salah satunya dengan menggelar operasi pasar murah untuk golongan menengah ke bawah," katanya, Senin, 7 November 2022.
Menurutnya, pemerintah daerah agar memperkuat pengawasan distribusi gas elpiji terutama untuk gas elpiji bersubsidi, di wilayahnya masing-masing.
"Pemerintah daerah harus memastikan agar distribusi gas elpiji tetap berjalan normal. Agar tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari," jelasnya.
Dia juga meminta, agar pemerintah daerah dapat bertindak tegas dan memberikan efek jera terhadap oknum pelaku penimbun gas elpiji bersubsidi, karena sangat merugikan masyarakat.(NOPRI/B-11)
Pemerintah Disarankan Gencar Operasi Gas Elpiji Tingkat RT
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
PPKM Dicabut, Pasien COVID-19 Disarankan Tetap Isolasi
Ketersediaan BBM, Elpiji dan Sembako di Gunung Mas Jelang Natal dan Tahun Baru Aman
Angkut Elpiji 3 Kg Tanpa Izin, Pria ini pun Masuk Penjara
Isi Gas Elpiji 3 dan 5 Kg Diduga Dikurangi di Kasongan
PB ESI Gencar Edukasi Atlet Soal Hukum dan Regulasi di Industri Esport
Pemkab Pulang Pisau Gencar Sosialisasikan Bahaya HIV/AIDS
Komentar (0)
Memuat komentar…







