BORNEONEWS, Palangka Raya - Lurah Marang Yuliati Ningsih mengatakan banyak manfaat yang didapat masyarakat sejak Program Kampung Iklim (ProKlim) masuk wilayahnya, yakni sebagian petani mendapatkan bantuan modal usaha.
“Selain menjaga lingkungan, secara ekonomi kehidupan masyarakat lokal juga diperhatikan oleh pemerintah, misalnya tahun ini warga Marang dapat bantuan Rp100 juta untuk usaha ternak berkelompok,” katanya, Rabu, 30 November 2022.
Kerja keras masyarakat dalam menjaga lingkungan selama ini membuahkan hasil menggembirakan. Pasalnya, tahun ini warga RW 1 dan RW 2 mendapatkan Piagam Partisipasi Prokim dengan kategori madya.
Yuliati mengaku bersyukur karena kerja keras warganya dalam membantu program pemerintah tak sia-sia. Program ini menciptakan wilayahnya tetap hijau dan asri.
"Selama ini warga Marang aktif menjaga hutan dan lahan gambut. Setiap Minggu mereka melaksanakan patroli guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan," ungkapnya.
Diketahui, Proklim adalah program berlingkup nasional yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam rangka meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi gas rumah kaca.
Melalui program ini masyarakat diajari untuk berperilaku hemat energi, transportasi hijau, pengelolaan sampah, penanaman pohon serta pengendalian kebakaran lahan dan hutan. (HENDRI/B-6)
Program Kampung Iklim di Kelurahan Marang Bawa Keuntungan Bagi Petani
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kelompok Tani di Kelurahan Marang Terima SK Perhutanan Sosial dari Presiden
Pesan Bupati Gunung Mas Kepada Petani di Kelurahan Tumbang Rahuyan dan Sekitarnya
Program Jumat Curhat Polres Kapuas Sasar Kelurahan Selat Hulu, Ini Aspirasi Warga
Menpora Beberkan Keuntungan Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20
Sri Mulyani: Resesi hingga Perubahan Iklim Ancam Global di 2023
Kemenperin Dukung Iklim Investasi Produk Olahan Tembakau Inovatif
Komentar (0)
Memuat komentar…







