BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua I DPRD Palangka Raya, Wahid Yusuf menyayangkan beredarnya isu mengenai Pandemi 2.0 dan isu lockdown pada tahun 2023 di media sosial yang menghebohkan jagat maya.
"Isu tersebut menjadi ramai diperbincangkan di kalangan masyarakat karena disampaikan oleh seorang praktisi kesehatan. Karena itu mari kita bijak, jangan sembarang bagikan kontennya soal itu," katanya, Rabu, 13 September 2023.
Diketahui unggahan seorang praktisi makanan kesehatan dan ahli epidemiologi molekuler bernama dr. Tifauzia Tyassuma atau dr.Tifa membuat ramai media sosial.
Sebab ia menuliskan bahwa Pandemi 2.0 ternyata dimajukan menjadi 2023, dari yang dijadwalkan tahun 2025.
Dokter tersebut juga mengklaim dalam sebulan atau dua bulan Indonesia akan kembali mengalami lockdown.
Termasuk juga dengan adanya aturan work from home (WFH) dan penggunaan masker. Hal tersebut buntut polusi udara yang semakin parah dan varian terbaru Covid-19, yakni Eris sudah masuk ke Indonesia. (HENDRI/R)
Legislator Palangka Raya Minta Warga Bijak Sikapi Isu Viral Pandemi 2.0
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Legislator Palangka Raya Dorong Pemerataan Jaringan Internet di 30 Kelurahan
Legislator Ini Fasilitasi Pendataan Warga Kurang Mampu di 2 Kelurahan
BPBD Palangka Raya Ingatkan Warga Bantaran Sungai Waspadai Ablasi
Warga Palangka Raya Diimbau Tak Berkendara saat Hujan Disertai Angin Kencang
Call Center 112 Palangka Raya Siap Bantu Warga 24 Jam dalam Situasi Darurat Akibat Cuaca Ekstrem
Diskominfo SP Palangka Raya Himbau Warga untuk Waspada Saat Melakukan Transaksi Keuangan di Jaringan WiFi Umum
Komentar (0)
Memuat komentar…







