BORNEONEWS, Palangka Raya - Tandan kosong atau Tankos kelapa sawit yang dihasilkan pada proses pengolahan Tandan Buah Segar atau TBS sawit menjadi CPO, layak untuk dimanfaatkan.
Divisi Teknologi Proses, Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor atau IPB University bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS mendorong karbonisasi tandan kosong kelapa sawit dan pemanfaatannya sebagai soil conditioner untuk meningkatkan kesuburan tanah dan efisiensi pemupukan pada perkebunan sawit.
"Jumlah tandan kosong kelapa sawit yang dihasilkan pada proses pengolahan sekitar 21 persen dari berat TBS yang diolah," kata Ketua Tim Pelaksana Kegiatan Workshop, Prof Erliza Hambali saat pembukaan kegiatan di Hotel Luwansa Palangka Raya, Selasa, 28 November 2023.
Saat ini, lanjutnya, pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit baik oleh Pabrik Kelapa Sawit atau PKS maupun masyarakat masih sangat terbatas.
"Secara komersial pemanfaatannya saat ini adalah untuk kompos, mulsa, dan pengerasan jalan-jalan di perkebunan," tuturnya.
--page
Padahal, lanjut Guru Besar Departemen Teknologi Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian ini, substitusi pupuk kimia pada perkebunan kelapa sawit yang disampaikan dalam workshop ini dapat meningkatkan efisiensi pemupukan di perkebunan kelapa sawit.
"Substitusi ini dapat meningkatkan efisiensi pemupukan di perkebunan kelapa sawit sekaligus dapat meningkatkan kesuburan tanah," tuturnya.
Apa manfaatnya dan kenapa bisa dimanfaatkan sebagai karbonisasi serta mengurangi kebutuhan pupuk kimia menurut Prof Erliza akan disampaikan secara tuntas dalam workshop tersebut."Pupuk kimia kan juga jika dipakai terus menerus tidak bagus untuk tanah, selain itu ada pula permasalahan pupuk kimia semakin mahal, lalu stoknya yang kadang ada kadang tidak, nah sekarang kita belajar bagaimana untuk menggantinya dengan substitusi ini," tuturnya lagi.(TESTI PRISCILLA/Y)









