BORNEONEWS,Palangka Raya- GUBERNUR Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran dituntut untuk bisa mencari solusi bagi masyarakat yang tidak boleh membakar lahan. Menurut Ketua DAD Kalteng Sabran Achmad, masyarakat Kalteng saat ini perlu sebuah solusi setelah pembolehan membakar lahan dicabut.
"Jadi yang kami minta kepada gubernur baru, bagaimana solusinya untuk masyarakat Dayak khususnya yang tinggal di pedalaman. Mohon solusinya. Ini sangat mendesak," kata Sabran kepada wartawan di kediamannya, Jumat (27/5/2016) siang.
Menurutnya, sejauh ini masih belum ada solusi bagi masyarakat. "Ini sangat penting. Bagaimana menanam padi? Jadi tidak bisa menanam padi kalau tidak dibakar. Nah mohon pemerintah cari solusinya,"
"Sekarang menambang emas dilarang. Memotong kayu dilarang. Dan kalau membakar dilarang, masyarakat Kalteng bisa kelaparan. Terutama daerah pedalaman. Yang terpenting adalah solusi bagi masyarakat Dayak yang tidak boleh membakar lahan itu apa?," imbuhnya.
Sabran mengingatkan agar gubernur yang baru ini terus memegang teguh dengan visi misinya. Dia berharap, visi misi bisa dilaksanakan dengan baik. "Kalau memang visi misi bisa dilaksanakan dengan baik. Bukan main Kalteng ini. Kalteng bisa sejahtera," tuturnya. (BY/*)
Gubernur Dimintat Beri Solusi Bagi Masyarakat Yang Tak Boleh Bakar Lahan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Meski Kadang Turun Hujan Warga Diimbau Tetap Tidak Boleh Bakar Lahan
Bupati Barito Utara Berikan Solusi Jika Petani Terpaksa Bakar Lahan
DPRD Lamandau Harap Ada Solusi Setelah Larangan Bakar Lahan
Gubernur Kalimantan Tengah Ancam Usir Korporasi yang Bakar Lahan
Pemkab Giatkan Rakor Karhutla, Pembukaan Lahan Tanpa Dibakar Tak Ditemukan Solusi
Gubernur: Tidak Boleh Bupati-Walikota Jalan Sendiri-sendiri
Komentar (0)
Memuat komentar…

