BORNEONEWS, Moskow - Pemilihan umum di wilayah Palestina tidak akan berlangsung sampai Israel memastikan partisipasi warga Palestina dari Yerusalem Timur, kata Presiden Palestina Mahmoud Abbas kepada Sputnik.
"Posisi kami mengenai pemilu di Palestina jelas. Kami telah berulang kali menyerukan agar pemilu diadakan dan kami masih berencana untuk mengadakannya, jika kami dapat melakukannya di Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Yerusalem Timur," kata Abbas.
Israel mencegah hal ini, jadi kami memutuskan untuk menunda pemilu presiden dan parlemen, kata presiden.
"Israel mencegah (pemilu) ini, dan karena itu kami memutuskan untuk menunda pemilihan presiden dan parlemen sampai saat warga negara kami di Yerusalem dapat berpartisipasi karena Yerusalem Timur merupakan bagian integral dari Negara Palestina sekaligus ibu kotanya," kata Abbas.
Lebih lanjut Abbas mengatakan bahwa pemilu akan menjadi perwujudan hak sah sesama warga negara Palestina yang tinggal di sana untuk mencalonkan diri dan memilih wakil mereka.
Sumber: Sputnik-OANA-ANTARA
Pemilu Palestina akan Digelar Jika Semua Warganya Berpartisipasi
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Palestina Sebut Serangan Israel Mengganggu Upaya Bantuan ke Gaza Utara
Lebih dari 62 Juta Warga AS Telah Menyalurkan Suara Jelang hari Pemilu
Dalam Tiga Pekan, Israel Bunuh 1.000 Lebih Warga Palestina
Utusan PBB: AS Menolak Upaya Israel Membuat Warga Palestina Kelaparan
Tentara Israel Tewaskan Warga Palestina di Kamp Pengungsi Tepi Barat
Warga Palestina Tegaskan Tak Akan Berpindah, Lebih Baik Mati
Komentar (0)
Memuat komentar…







