**Borneonews**, IKN - Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, telah menggelar doa bersama lintas agama di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Acara ini dilaksanakan menjelang peringatan upacara detik-detik Proklamasi pada tanggal 17 Agustus 2024 mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Heru Budi Hartono menyampaikan, "Barusan kita shalat Jumat dan kita lanjut doa bersama. Sebagaimana kita ketahui, esok hari kita akan merayakan detik-detik proklamasi pagi, dan sore hari akan ada penurunan bendera." Pernyataan tersebut disampaikan di Istana Garuda, IKN, pada hari Jumat.
Pelaksanaan acara doa bersama ini melibatkan berbagai elemen, termasuk tokoh masyarakat, personel TNI/Polri, dan pemangku adat. Hal ini bertujuan untuk memanjatkan doa agar upacara 17 Agustus di IKN dapat berlangsung dengan khidmat, serta sebagai bentuk permohonan kesehatan dan kelancaran kepada Allah SWT.
Heru menambahkan bahwa doa bersama tidak hanya dilakukan di Istana Garuda, tetapi juga di beberapa lokasi lainnya di IKN. Beberapa titik yang terlibat antara lain hunian pekerja konstruksi dan hunian Aparatur Sipil Negara (ASN) serta lokasi-lokasi lainnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Heru juga menyampaikan bahwa pada malam harinya, Presiden, Panglima TNI, Kapolri, dan menteri terkait akan melaksanakan kegiatan renungan suci di Taman Kusuma Bangsa. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menyambut perayaan hari kemerdekaan Indonesia yang ke-79.
ANTARA
Doa Bersama Lintas Agama Menyambut HUT RI di IKN 2024
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pendukung Paslon Cagub DKI Memadati JIExpo Menyambut Debat Perdana
Pengamanan Ketat di Pesisir Barat Menyambut Pilkada 2024
DPRD Gunung Mas Menyambut Baik Lomba Kreasi Pangan B2SA
Menyambut Harapan Indonesia Baru pada Pemerintahan Prabowo-Gibran
Dewa United Tekuk Satya Wacana 63-44, Perpanjang Tren Kemenangan di IBL All Indonesian 2026
Film Dokumenter Timnas Indonesia The Longest Wait Tayang Mulai 28 Oktober
Komentar (0)
Memuat komentar…






