**Borneonews - Labuan Bajo**, Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat yang terletak di Nusa Tenggara Timur memberikan peringatan kepada masyarakat mengenai potensi munculnya berbagai penyakit, terutama di musim kemarau. Penyakit yang perlu diwaspadai antara lain diare dan infeksi saluran pernapasan akut, atau yang lebih dikenal dengan singkatan *ISPA*.
Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Barat, Adrianus Ojo, menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit-penyakit yang sering muncul pada musim kering, seperti flu, batuk, dan *ISPA*. Dalam pernyataannya yang disampaikan di Labuan Bajo, ia menganjurkan agar warga tidak melakukan aktivitas di luar rumah tanpa keperluan yang mendesak. Apabila terpaksa harus berada di luar ruangan, penggunaan masker sangat dianjurkan sebagai langkah pencegahan terhadap infeksi *ISPA*.
Adrianus juga menekankan pentingnya menjaga kecukupan cairan tubuh dengan banyak mengonsumsi air putih, baik yang dimasak maupun air mineral. Hal ini bertujuan untuk mencegah dehidrasi, yang dapat membahayakan kesehatan. Ia meminta warga agar menerapkan pola hidup sehat dan bersih, serta mengatur pola makan dengan baik demi meningkatkan imunitas dan kesehatan secara keseluruhan. Dalam konteks ini, ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kesehatan mereka sendiri.
Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (*BMKG*) telah memberikan ramalan bahwa pada Agustus 2024, wilayah Nusa Tenggara Timur, termasuk Manggarai Barat, akan mengalami puncak musim kemarau. Kepala Stasiun Meteorologi Komodo, Maria Patricia Christin Seran, menuturkan bahwa musim kemarau di daerah tersebut ditandai dengan munculnya angin dari arah Timur-Tenggara. Angin ini memiliki kecepatan rata-rata antara 20 hingga 30 kilometer per jam, dengan potensi angin maksimum mencapai 45 kilometer per jam atau bahkan lebih.
Kecepatan angin yang tinggi ini berpotensi memicu terjadinya gelombang laut yang tinggi serta arus yang kuat di wilayah perairan sekitar. Mari Patricia juga menjelaskan bahwa prakiraan cuaca untuk wilayah Manggarai Barat dalam seminggu ke depan umumnya cerah berawan hingga berawan tebal. Hal ini menandakan bahwa masyarakat perlu tetap waspada dan mempersiapkan diri menghadapi kondisi cuaca yang mungkin berubah.
ANTARA
Waspadai Penyakit Musim Kemarau, Dinkes Manggarai Barat Ingatkan Masyarakat
Bagikan:

KUPANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dinkes Barito Utara Rakor Penyusunan Dokumen Rencana Kontijensi Kesiapsiagaan dan Ketahanan Terhadap Wabah Penyakit
Dinkes Kapuas Adakan Monev Tingkatkan Capaian SPM Penyakit Tidak Menular
Kepala BPBPK Kalteng Ingatkan Pentingnya Kesiapan Hadapi Puncak Musim Hujan
Januari-September 2024 Temukan 82 Kasus, Dinkes Kobar Ingatkan Warga Cegah Penularan HIV-AIDS
Nenie Lambung Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan Paru di Hari Penyakit Paru Sedunia
BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi di Samudra Hindia barat Aceh
Komentar (0)
Memuat komentar…







