**Borneonews - Mukomuko**, Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko, yang terletak di Provinsi Bengkulu, mengumumkan bahwa pemerintah pusat telah memutuskan untuk menambah kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis solar untuk stasiun pengisian diesel nelayan (SPDN). Kuota yang awalnya sebanyak 60 ton per bulan kini naik menjadi 150 ton per bulan.
Salah satu pejabat di Dinas Perikanan, Warsiman, menjelaskan bahwa di wilayah Kecamatan Teramang Jaya terdapat satu SPDN yang kini mendapat peningkatan kuota BBM. Penambahan ini berarti kuota BBM di SPDN tersebut menjadi dua kali lipat dibandingkan sebelumnya.
Warsiman juga menyatakan bahwa penambahan kuota BBM ini dilakukan sejalan dengan usulan yang diajukan oleh para nelayan kepada Dinas Perikanan. Usulan tersebut kemudian diteruskan ke pemerintah pusat untuk mendapatkan persetujuan.
Ia menjelaskan bahwa para nelayan di daerah ini umumnya menggunakan dua jenis BBM untuk mendukung kegiatan melaut, yaitu *solar* dan *pertalite*. Nelayan di Kecamatan Teramang Jaya membeli BBM jenis solar yang bersubsidi langsung dari SPDN setempat, sedangkan untuk pembelian *pertalite*, mereka biasanya menuju stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) terdekat.
Menurutnya, hingga kini, Dinas Perikanan telah menerbitkan 70 surat rekomendasi bagi nelayan untuk membeli BBM jenis *pertalite*. Rekomendasi tersebut bertujuan untuk memudahkan para nelayan dalam melakukan pembelian BBM di SPBU. Selain itu, instansi ini juga mengeluarkan surat rekomendasi untuk BBM jenis bio *solar* dan penugasan khusus bagi nelayan di Kecamatan Ipuh.
Warsiman menyebutkan, untuk tahun 2024, baru 70 surat rekomendasi yang diterbitkan untuk nelayan di Kecamatan Ipuh. Dalam usaha untuk mengurangi beban administrasi, surat rekomendasi tersebut berlaku selama tiga bulan.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa setiap surat rekomendasi yang diterbitkan memungkinkan alokasi sebanyak 360 liter BBM dalam seminggu, atau 1.584 liter per bulan. Sementara itu, untuk tahun 2023, Dinas Perikanan setempat juga telah menerbitkan surat rekomendasi untuk pengadaan 1.129 liter BBM bagi nelayan di daerah ini.
Rincian pengalokasian BBM dari total 1.129 liter tersebut mencakup 35 liter untuk kapal berukuran 5 GT, 35 liter untuk kapal dengan mesin 15 PK, 50 liter untuk yang berukuran 25 PK, serta 66 liter untuk kapal dengan mesin 40 PK. Hal ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk mendukung aktivitas kelautan dan perikanan di Kabupaten Mukomuko.
ANTARA
Pemerintah Tambah Kuota BBM Solar untuk Nelayan Mukomuko
Bagikan:

BENGKULU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah DKI Jakarta Rencana Tambah Zebra Cross di Lenteng Agung
Pemerintah akan Pikirkan Solusi Utang Petani dan Nelayan
Kementerian ATR Sediakan Kuota Khusus CPNS untuk Putra-Putri Kalimantan
Tingkat Kepuasan Publik Jokowi Menurun akibat Pemotongan Subsidi BBM
PLN Maluku Berikan Layanan Konversi Motor BBM ke Listrik Gratis
BPH Migas Optimis Program BBM Satu Harga Tercapai di 2024
Komentar (0)
Memuat komentar…







