**Borneonews - Bangkalan**, Pemerintah Kabupaten Bangkalan di Jawa Timur telah meluncurkan sebuah program gerakan pangan murah sebagai upaya untuk mengatasi lonjakan harga bahan pokok yang kian meresahkan. Inisiatif ini bertujuan untuk menjaga kestabilan pasokan serta harga pangan di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Dispertahotbun), Puguh Santoso, menjelaskan pentingnya program ini dalam menciptakan koneksi langsung antara petani dan konsumen. Dalam sebuah acara yang berlangsung di Kelurahan Pajagan, Puguh menyatakan, "Gerakan pangan murah ini merupakan langkah konkret pemerintah untuk memutus mata rantai perdagangan yang tidak efisien, dengan cara mempertemukan langsung petani dengan para pembeli."
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat mengakses kebutuhan pangan mereka dengan harga yang lebih terjangkau. Puguh menambahkan, "Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban finansial masyarakat, khususnya di masa-masa ketika harga kebutuhan pokok mengalami fluktuasi."
Pemkab Bangkalan tidak hanya berfokus pada pemadangan antara petani dan pembeli, tetapi juga menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan. Beberapa di antaranya adalah Perum BULOG Bangkalan, PT Makshal, PT Fortune Indonesia, Primafood Frozen, serta para peternak telur dan petani cabai yang berasal dari Kabupaten Bangkalan.
Acara ini turut dihadiri oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Bangkalan, Irman Gunadi, bersama dengan Asisten Pemerintahan Bambang Budi Mustika serta berbagai pimpinan organisasi perangkat daerah lainnya.
Di sisi lain, tim Pemkab Bangkalan melakukan pantauan terkait harga bahan pokok di pasar-pasar tradisional setempat. Hasilnya menunjukkan bahwa dalam dua hari terakhir, harga-harga ini cenderung stabil dan tidak mengalami kenaikan yang signifikan. Misalnya, harga beras premium tercatat sebesar Rp14 ribu per kilogram, beras medium Rp11 ribu per kilogram, serta gula kristal putih yang dipatok pada harga Rp16.500 per kilogram. Selain itu, minyak goreng curah dipasarkan dengan harga Rp15.500 per kilogram, sementara minyak goreng kemasan premium dijual seharga Rp18 ribu per liter.
Dalam hal tarif daging, harga daging sapi tetap di angka Rp120 ribu per kilogram. Daging ayam ras dijual dengan harga Rp34 ribu per kilogram, sedangkan daging ayam kampung mencapai Rp66 ribu per kilogram. Melalui langkah-langkah proaktif semacam ini, diharapkan kondisi inflasi harga pangan di Kabupaten Bangkalan dapat terjaga dengan baik.
ANTARA
Pemerintah Bangkalan Luncurkan Gerakan Pangan Murah untuk Stabilkan Harga
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Gerakan Pangan Murah Dukung Stabilitas Harga di Kalteng
Maskur: Pasar Murah Stabilkan Harga Bapok
Pemprov Kalteng Masif Gencarkan Pasar Murah Stabilkan Harga Bahan Pokok
Pasar Murah Pemprov Kalteng Tekan Inflasi dan Stabilkan Harga
Pemkab Barito Timur Adakan Gerakan Pangan Murah Jelang Natal dan Tahun Baru
Gerakan Pangan Murah Sambut Natal dan Tahun Baru Digelar di Kapuas
Komentar (0)
Memuat komentar…







